Menteri PAN RB Launching Mal Pelayanan Publik Kota Batam
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI Drs. Syafruddin. M.Si.
Kota Batam adalah kota ke sembilan yang diresmikan, yang
sebelumnya kedelapan adalah kota Badung, Bali.
Mal pelayanan publik kota Batam adalah yang terbesar
ditingkat nasional ini, dinilai sangat penting untuk mendorong percepatan
pembangunan nasional, mengingat kota Batam adalah gerbang ekonomi nasional
selain Bali, tentunya harus diupayakan kemudahan-kemudahan birokrasi sebagai
sarat mutlak masuknya investor baik nasional maupun internasional.
"Tujuan dari dibentuknya mal pelayanan publik kota
batam ini adalah sejalan dengan upaya percepatan pembangunan nasional yang di
butuhkan landasan stabilitas ekonomi yang kuat,” Syafruddin.
Dikatakannya, Kota Batam sangat berpotensi dari daya tarik
yang sangat signifikan bagi destinasi investasi, karena kota Batam adalah titik
silang strategis antara dua benua dan dua samudra serta berinteraksi langsung
dengan selat malaka yang merupakan perlintasan tersibuk dari kapal-kapal hingga
mencapai enampuluh ribu kapal pertahunnya.
Juga dalam pemaparannya menteri PAN RB menekankan harus
adanya soliditas yang kuat dari berbagai elemen agar masa kejayaan kota Batam
di tahun sembilan puluhan yang sempat mencapai pertumbuhan ekonomi hingga 17
persen akan kembali bisa di gapai.
Beliau juga mengharapkan, agar kepala Badan Pengusahaan
Batam dalam membangun ekonomi kota Batam tidak hanya condong ke negara
Singapura sebagai referensi, namun harus juga ke kota-kota maju lainnya di
dunia seperti Dubai, Hongkong, Abu dhabi dan lainnya.
Sebagai puncak acara, ditandai dengan penandatanganan
prasasti peresmian dilanjutkan dengan pengguntingan pita oleh menteri PAN RB
sebagai tanda mal pelayanan publik kota Batam resmi di buka.
Kemudian menteri dan rombongan selanjutnya mengunjungi satu
persatu pusat pelayanan hingga akhir acara.
Reporter : Yenta
Editor : Eko
Setio







No comments