Cara Mudah Menjalin Hubungan Dengan Anak Remaja
Gambar : Ilustrasi Net
Kejarfakta.com - Menghadapi masa remaja memang penuh dengan dilema. Tak hanya bagi remaja itu sendiri tak jarang juga bagi kalangan orng tua atau siapa saja yg berinterkasi dengan mereka. Paling tidak ada beberapa hal yang mesti diperhatikan oleh kalangan pendidik atau orang tua untuk bisa memahami dan menjalin hubungan yang baik dengan remaja,
1. Jadilah pribadi yang responsif bukan reaktif
Masa remaja adalah masa eksplorasi penuh dengan rasa ingin tahu. Hal inilah yang terkadang membuat remaja terkesan suka mencoba coba hal yang baru meskipun kadang terkesan kurang pas atau bahkan membahayakan jiwa dan raga mereka.
Dalam situasi seperti inilah kita harus bisa bersikap bijak dan tidak reaktif, tapi cobalah memberikan respon sepositif mungkin. (reaktif berbeda dengan responsif, baca artikel selanjutnya).
Reaksi negatif yang anda berikan bisa jadi hanya akan membuat hubungan anda dengan remaja semakin memburuk. Jadi apapun yang terjadi berusahalah untuk tetap positif.
2. Pilihlah kata kata yang sederhana, lugas dan to the poin.
Seorang remaja bukanlah orang dewasa dalam ukuran kecil . Remaja tetaplah remaja. Pola fikir mereka sangat sederhana bahkan terkesan tidak ada pertimbangn sama sekali.
Penggunaan kata atau kalimat yang berat, menyindir, atau kompleks dalam berkomunikasi hanya akan membuat remaja merasa jengah tidak mau mendengarkan pesan atau masukan yang ingin kita Sampaikan kepada mereka.
Jadi sampaikan maksud anda kepada mereka, secara jelas dan apa adanya.
Katakan apa yang membuat anda kecewa dan katakan apa yang menurut anda baik untuk mereka.
3. Hadirlah sebagai seorang sahabat bagi remaja
Kehadiran orang tua sebagai sosok orang dewasa yang sering kali otoriter dan kaku dapat membuat remaja selalu merasa di posisi lemah, dan kalah. Sehingga secara psikologis mereka cenderung akan menarik diri, menutup diri dan hidup dengan dunia dan pemikirannya sendiri terlepas dari hubungan dengan orang dewasa.
Sesekali cobalah hadir sebagai teman yang asik diajak ngobrol hal-hal ringan, sedikit melakukan kegilaan ataupun bercanda dan berbagi rahasia dengan mereka. Hal ini akan membuat remaja merasa diterima dan dipercaya oleh orang dewasa
Manakala seorang remaja telah merasa aman, dia akan dengan mudah menerima bahkan merindukan nasehat dan masukan masukan dari kita. yang telah menjadi seorang "teman dewasa " baginya.
4. Berikan kebebasan pilihan bagi temaja.
Biarkan remaja memilih sikap apa yang akan dia ambil. Bahkan jika keputusannya sedikit riskan sekalipun. berikanlah sedikit arahan dan tetaplah menjadi sahabat bagi mereka. Berusahalah tetap tenang dan menjadi pendampingnya. Sehingga kita akan bisa cepat mengambil langkah yang sesuai ketika situasi darurat terjadi.
Kesalahan kesalahan kecil dalam mengambil keputusan tentunya akan menjadi sebuah pengalaman yang istimewa dan dibutuhkan. bagi remaja .
Milikilah rasa memaafkan yang luas bagi remaja. Setiap orang terkadang musti melakukan kesalahan untuk mengetahui hal yang benar. Bagaimanapun juga, mereka adalah anak anak kita yang memang sedang belajar untuk bersikap dewasa. Maka, maafkanlah
5. Miliki komitmen bersama yang jelas, dan hormatilah itu
Bagaimanapun juga, mencegah lebih baik dari pada mengobati. Maka tindakan prevenrif dari hal hal yang tidak diinginkan harus dilakukan semata sebagai ibadah kita kepada Alloh SWT
Karena itu keberadaan komitmen bersama sangat penting. Ia dapat menjadi portal yang membatasi pilihan sikap remaja. Sehingga tidak melakukan hal yang membahayakan mereka
Taatilah komitmen bersama tersebut. Kemampuan anda menjaga komitmen dan kesepahaman yang telah dibuat, tidak hanya membantu anda mengendalikan remaja anda. Akan tetapi. juga dapat menjadi sebuah pendidikan sikap dan karakter yang kuat dan baik bagi remaja anda.
Demikian tips memiliki hubungan yang baik dengan remaja . Semoga bermafaat , terus ikuti artikel kami selanjutnya.
Penulis Artikel: Pinuji, Kejarfakta.com/Kota Metro
Penulis Artikel: Pinuji, Kejarfakta.com/Kota Metro





No comments