Gonjang Ganjing Pilkada Dan Pilpres
Foto : Ilustrasi Net
Kejarfakta,com- Berbicara tentang Pilkada dan Pilpres memang selalu menarik,tidak hanya karena posisi yang diperebutkan di ajang ini memang sangat strategis namun menurut saya juga lebihkarena banyaknya kepentingan yang turut bermain di dalamnya, dunia politik memang sarat intrik, taktik, tipu daya dan hal hal lainnya.
Berbagai macam cara dilakukan demi meraih dukungan,dari cara cara yang elegan,halal dan formal sampai dengan yang kasar bahkan terkesan ugal-ugalan, keadaan inilah yang terkadang membuat calon pemilih merasa kebingungan untuk menjatuhkan pilihan dukungannya.belum lagi diperparah dengan kondisi perekonomian, persoalan sosial, pendidikan dan kesenjangan ekonomi yang tidak menemukan solusi, menjadi alasan tumbuh suburnya praktik politik uang.
Dan kalau sudah ini terjadi dan dibenarkan,bahkan cenderung"dinikmati"oleh sebagian besar bangsa kita,maka tujuan dari berpolitik, arah dari pengelolaan negara ataupun kebijakan-kebijakan pemerintah kedepannya, pastilah akan jauh dari kata adil, bijaksana apa lagi mendatangkan berkah dan kebaikan dari Sang Maha Kuasa.
Lantas bagaimana cara kita memutus mata rantai lingkaran ini? sementara yang mau dipilih siap "berbohong"dan yang memberikan hak pilh "menikmati untuk dibohongi". Kedua pihak menikmati "iramanya", seolah menjadi sebuah kewajaran. Atau yang lebih parah lagi, jika kita berfikir bahwa tidak ada lagi yang bisa dilakukan, pasrah dengan dalih Inilah politik,MENYERAH UNTUK MELAKUKAN PERBAIKAN.
Saya sendiri bukanlah orang yang menikmati politik,tapi saya sepenuhnya menyadari bahwa aktivitas berpolitik adalah sebuah aktivitas yang penting. Ia terkait dengan hajat hidup orang banyak,mempengaruhi segala macam tatanan hidup,intinya memiliki efek daya rubah yang luar biasa. Karenanya,dalam menghadapi gonjang ganjing perpolitikan seperti saat ini, saya memilih menjadi pemerhati dan"terus belajar"menyikapinya secara positif.
Paling tidak ada 3 hal penting yang harus kita perhatikan dalam menentukan hak pilih kita :
1.Sadarilah bahwa hak pilih anda adalah sebuah hak istimewa diberikan oleh sang Maha kuasa kepada anda untuk anda tunaikan dengan pertanggungjawaban serius.
Saya tidak sedang menakut nakuti anda dan kita semua.tapi demikianlah yang terjadi.Suara anda adalah hak istimewa, sebab tidak semua orang memilikinya.Satu suara memberikan kontribusi langsung pada arah kebijakan bangsa ini. Sebab begitu seorang calon pemimpin menang dalam perolehan suara, segala tampuk kebijakan dan keputusan ada padanya.
Sadarilah,bahwa sang maha kuasa memberikan hak ini bukan karena tanpa alasan yang bermakna. Sadarilah bahwa setiap manusia memiliki peran dan fungsi sebagai khalifah, Sebagai pengelola bumi dan seisinya.maka laksanakanlah fungsi kekhalifahan anda secara benar di hadapan sang maha kuasa jika anda belum sanggup memimpin sebuah wilaya, maka paling tidak pimpinanlah diri anda sendiri untuk sanggup memilih pemimpin yang baik dan benar bagi bangsa.
2. Semua calon seperti baik, saya bingung menentukannya. Pertanyaan inipun kerap kali muncul dalam benak kita.
Saat masa kampanye tak ada satupun pemimpin yang menyampaikan program program buruk, semuanya seperti baik. Sempurna seperti tidak ada cela. Sangat jarang ketika dimasa pilkada,seorang calon pemimpin menyadari kekurangannya dan memgakui keunggulan calon lainnya. Bahkan bisa jadi mungkin belum ada.
Hampir tidak mungkin,ketika masa kampanye seornga calon pemimpin berani berkata,
"saya tidak sanggup memipin bangsa ini, saya tidak mampu menjadi pemimpin yang menyelamatkan bangsa ini kecuali atas karunia NYA"
Atau "hanya semata mata karena pertolongan dan kasih sayang Sang Maha pencipta, saya bisa memimpin dan menjadi jalan kesejahtraan bagi anda semua"inipun sebuah ungkapan yang benar tapi sampai saat ini belum pernah kita dengar dari panggung politik bangsa kita.,padahal ungkapan ungkapan tadi adalah SALAH SATU indikasi pemimpin yang benar.Benar arah hidup dan keyakinannya.
Pemimpim yang memiliki kesadaran bahwa satu satunya pemilik kuasa adalah Allah SWT,pemimpin yang menyadari bahwa kekuasaan, kewenangan dan segala daya upaya yang dilakukannya adalah semata mata atas pertolongan dan karunia sang maha pencipta,bukan karena daya upaya dirinya semata.
Pemimpin yang seperti ini adalah seorang pemimpin yang atas karunia sang maha pencipta menjadi pemimpin yang sanggup menempatkan segala sesuatu tepat sesuai posisinya.Dia menempatkn Sang Maha Pencipta sebagai diatas segala-galanya, dan dia menempatkan dirinya hanya sebagai perantara saja.Atas izin dan karunia sang maha kuasa.
Jika kita cermati, hal ini sebenarnya telah termaktup jelas dalam amanat undang-ndang dasar bangsa kita,"atas rahmat alloh Yang Maha Kuasa dan dengan di dorongkan oleh keinginan yang luhur supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas".Inilah ruh politik dari bangsa kita yang sebenar benarnya.
Saya tidak sedang mengajak saudara semua untk memilih seorang calon yang berpenampilan agamis,lekat dengan simbol simbol agama, atau berbasis partai politik keyakinan tertentu..Tidak, sama sekali tidak.
Saya sedang mengajak diri saya dan kita semua,untuk berani jujur dengan hati nurani,berakrab akrab dengan nilai nilai kebenaran yang sejati dan telah ada dalam sanubari,dalam menilai dan menentukan pilihan dukungan anda.
Perhatikan dengan penuh kesadaran,dengan penuh keimanan,apa yang disampaikan oleh bakal calon pemimpin kita. Jangan gunakan emosi ataupun logika perhitungan untung rugi serta analisis analisis yang terkadang belum tentu terbukti.
Kemudian berkomunikasilah segala apa yang telah anda dengar dan ketahui tentang calon pemimpin kita secara penuh kepadaNYA.dan mintalah petunjuk agar diberikan kemantapan dan gerakan hati yang baik dan benar untuk menjatuhkan pilihan anda.
Mungkin terdengar seperti sesuatu yang aneh tapi sesungguhnya ini sangat realistis dan masuk akal. sebab dimasa-masa segela sesuatu bisa dipoles dengan nama pencitraan,bahkan segala bentuk kebaikan dan simbol keagamaan ternyata hanya dijadikan kamuflase untk mengikuti hawa nafsu dan keburukan di masa masa mendatang,inilah satu satunya cara yang benar.
Bayangkan, jika ini bukan hanya dilakukan oleh saya, atau anda..Tapi oleh seluruh keluarga kita, teman teman kita, lingkungan kita. Maka ini akan menjadi sebuah gerakan yang massiv, berjumlah besar,serentak bersama-sama kita mengandalkan Sang Maha kuasa untk merubah haluan kehidupan bangsa kita. Sungguh sebuah keputusan sikap yang bijaksana dan sangat iatimewa.
3.Untuk apa saya ikut peduli dengan perpolitikan bangsa kita?
Pertanyaan ini pun sering muncul dan hadir diantara kita. Jawabannya sederhana,sebab kita butuh bangsa ini tetap ada,sebab anda hidup didalamnya dan yang pasti sebab Sang Maha kuasa menghendaki anda melakukannya sebagai ibadah istimewa anda.
Well,selamat menikamati dan menghikmati pesta demokrasi kita.Dengan penuh kekhusyukan bukan tawuran, dengan hati nurani bukan caci maki, dengan penuh kesadaran ikhlas sebagai pengabdian dan syukur kita kepada Sang Maha Kuasa..Maha Segala galanya.
Penulis Artikel: Pipin, Kejarfakta.com/ Kota Metro
Penulis Artikel: Pipin, Kejarfakta.com/ Kota Metro





No comments