Menjaga Wibawa Dan Integritas KPUD
Foto: Ilustrasi Net
Kejarfakta.com- KPUD Lampung sukses menggelar Deklarasi Kampanye Damai di PKOR Way Halim Bandar Lampung hari Minggu, (18/02/18). Lantas apakah segala sesuatunya telah usai? Tentu saja belum, kerja belum usai kawan. Ini baru langkah awal...Ini baru permulaan. Dibalik gebyar, gegap gempita demokrasi. Dibelakang ikrar dan janji, semua pihak untuk mendukung terlaksananya Pemilu yang jujur, sportif dan bermartabat...Sesungguhnya kewibawaan dan integritas KPUD lah yang dipertaruhkan.Betapa tidak?, KPUD sebagai panitia hajat besar demokrasi di wilayah Lampung tercinta ini memiliki tugas dan fungsi yang memiliki kontribusi yang besar dalam berhasil tidaknya pelaksanaan Pemilihan Umum yang sukses di masa mendatang. Meski tidak seperti Panwaslu, yang berperan memantau secara khusus pelanggaran-pelanggaran yang dilaksanakan selama PEMILU, sejatinya segala macam kebijakan KPUD merupakan manifestasi dari semangat sportivitas dan berdemokrasi bagi kita semua.
Jangan Mencoba Berspekulasi,Bermain-main Dengan Aturan, yang Kemudian Ketika Di Permasalahkan, Dengan Begitu Mudahnya Dapat Di Patahkan Dengan Sedikit Argumen, Blunder Ini Dapat Menurunkan Kewibawaan Dan Integritas Kpu Daerah Sebagai Penyelenggara Pesta Demokrasi.
Kelengahan KPUD dalam menyeleksi keabsahan dokumen calon misalnya, merupakan gerbang awal dari terpilihnya calon pemimpin yang mumpuni dan benar benar layak atau tidak. Ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai, mulai dari daftar pemilih, ketersediaan distribusi kertas suara tidak dapat dipungkiri bisa menjadi ladang empuk terjadinya berbagai macam kecurangan. Belum lagi pengawalan hasil suara yang tak pelak sering menjadi landasan kisruh pasca pemilu akibat tuntutan masing masing calon yang merasa tidak puas.
Sungguh sebuah tugas yang tidak mudah ,sungguh sebuah fungsi yang tidak mungkn dapat terlaksana kecuali atas dukungan banyak pihak yang terlibat didalamnya. Paling tidak ada tiga hal yang menjadi cacatan penting bagi kita terkait menjaga kewibawaan dan integritas KPU daerah.
Pertama : Kita perlu menyadari bahwa petugas KPU dengan segala wewenang dan fungsinya adalah tugas yang sangat mulia.Butuh kejernihan hati nurani dan memiliki nilai keutamaan yang sangat tinggi, bukan saja dihadapan manusia tetapi terlebih dihadapan sang maha kuasa.
Bukan berlebihan jika saya menyebutkan,seluruh insan kpu adalah manusia pilihan yang ditetapkan untk menggadang-gadang arah kebijakan beberapa tahun kedepan sebuah pemerintahan. Wauw... Ini tugas yang sangat istimewa. Maka, keyakinan pada pengetahuan dan pengawasan sang maha pencipta, serta niat tulus untuk beribadah menjadi sebuah benteng dan motor penggerak bagi tim KPU/KPUD untuk terus memberikan karya terbaiknya untuk semua lapisan masyarakat sebagaimana yang disumpahkan dan diembankan atas mereka.
Kedua : Sebab segala urusan dan segala tugas KPU/KPUD sangat terkait dengan para pelaku politik, baik yang bersangkutan langsung ataupun tidak,maka kearifan dan itikad yang lurus dari praktisi politik mutlak diperlukan.Kesesuaian energi positif dari kwdua belah pihak inilah yang mau tidak mau harus ada. Segala macam aturan main dan ketentuan dari KPU semestinya disikapi secara lapang dan transparan oleh para praktisi politik yang berkompetisi.
Ketiga : Sesungguhnya yang seharusnya kita pahami secara bersama adalah bahwa subject sekaligus obyek dari pesta demokrasi ini adalah rakyat kita sendiri. Yang menjadi sasaran sekaliagus penentu hasil dari pemilu adalah seluruh lapisan masyarakat bumi Lampung yang kita cintai ini.Kesadaran ini mesti disosialisasikan secara luas. Kenapa ?
Sebab suara rakyatlah yang sebenrnya menentukan arah dari politik yang sehat,dan rakyatlah yang nanti menjadi pihak yang secara langsung merasakan hasil dari suara pilih yang diberikan. Maka jadilah pemilih yang cerdas. Jangan mau jadi pemilih yang "murahan" dan "tidak berkelas". Murahan artinya suara anda bisa di beli, dan tidak berkelas artinya anda sama sekali tidak memilih berdasarkan hati nurani.
Kewibawaan dan integritas KPU daerah sebagai penyelenggara pesta demokrasi kita tidak mungkin berdiri sendiri. Ia merupakan wujud dari sebuah semangat dan kerjasama yang luar biasa,antara KPU sendiri, para politisi dan warga negara diseluruh indonesia. Segala teori, peraturan dan kebijakan apapun tidak akan berarti sama sekali tanpa diiringi semangat yang senada. Semangat untuk terus setia pada kebenaran yang telah ditetapkan dan digariskan oleh sang maha kuasa dalam jiwa dan nilai nilai kehidupan kita. Semangat untk saling menegakkan sportivitas dan keadilan bagi semua yang terlibat dan kelak memangku jabatan.
Semoga Sang Maha Kuasa terus memberikan pertolongan,penjagaan dan kebaiakn atas pesta Demokrasi di tanah Lampung yang kita cintai ini, serta memberikan keikhlasan dan ketatan yang lebih istimewa lagi bagi KPUD dalam menajalankan tugas dan kewenangannya dalam kegiatan Pilkada nantinya. AMIN YA ROBBAL ALAMIN.
Penulis Artikel: Pipin, kejarfakta.com /Kota Metro
Sungguh sebuah tugas yang tidak mudah ,sungguh sebuah fungsi yang tidak mungkn dapat terlaksana kecuali atas dukungan banyak pihak yang terlibat didalamnya. Paling tidak ada tiga hal yang menjadi cacatan penting bagi kita terkait menjaga kewibawaan dan integritas KPU daerah.
Pertama : Kita perlu menyadari bahwa petugas KPU dengan segala wewenang dan fungsinya adalah tugas yang sangat mulia.Butuh kejernihan hati nurani dan memiliki nilai keutamaan yang sangat tinggi, bukan saja dihadapan manusia tetapi terlebih dihadapan sang maha kuasa.
Bukan berlebihan jika saya menyebutkan,seluruh insan kpu adalah manusia pilihan yang ditetapkan untk menggadang-gadang arah kebijakan beberapa tahun kedepan sebuah pemerintahan. Wauw... Ini tugas yang sangat istimewa. Maka, keyakinan pada pengetahuan dan pengawasan sang maha pencipta, serta niat tulus untuk beribadah menjadi sebuah benteng dan motor penggerak bagi tim KPU/KPUD untuk terus memberikan karya terbaiknya untuk semua lapisan masyarakat sebagaimana yang disumpahkan dan diembankan atas mereka.
Kedua : Sebab segala urusan dan segala tugas KPU/KPUD sangat terkait dengan para pelaku politik, baik yang bersangkutan langsung ataupun tidak,maka kearifan dan itikad yang lurus dari praktisi politik mutlak diperlukan.Kesesuaian energi positif dari kwdua belah pihak inilah yang mau tidak mau harus ada. Segala macam aturan main dan ketentuan dari KPU semestinya disikapi secara lapang dan transparan oleh para praktisi politik yang berkompetisi.
Ketiga : Sesungguhnya yang seharusnya kita pahami secara bersama adalah bahwa subject sekaligus obyek dari pesta demokrasi ini adalah rakyat kita sendiri. Yang menjadi sasaran sekaliagus penentu hasil dari pemilu adalah seluruh lapisan masyarakat bumi Lampung yang kita cintai ini.Kesadaran ini mesti disosialisasikan secara luas. Kenapa ?
Sebab suara rakyatlah yang sebenrnya menentukan arah dari politik yang sehat,dan rakyatlah yang nanti menjadi pihak yang secara langsung merasakan hasil dari suara pilih yang diberikan. Maka jadilah pemilih yang cerdas. Jangan mau jadi pemilih yang "murahan" dan "tidak berkelas". Murahan artinya suara anda bisa di beli, dan tidak berkelas artinya anda sama sekali tidak memilih berdasarkan hati nurani.
Kewibawaan dan integritas KPU daerah sebagai penyelenggara pesta demokrasi kita tidak mungkin berdiri sendiri. Ia merupakan wujud dari sebuah semangat dan kerjasama yang luar biasa,antara KPU sendiri, para politisi dan warga negara diseluruh indonesia. Segala teori, peraturan dan kebijakan apapun tidak akan berarti sama sekali tanpa diiringi semangat yang senada. Semangat untuk terus setia pada kebenaran yang telah ditetapkan dan digariskan oleh sang maha kuasa dalam jiwa dan nilai nilai kehidupan kita. Semangat untk saling menegakkan sportivitas dan keadilan bagi semua yang terlibat dan kelak memangku jabatan.
Semoga Sang Maha Kuasa terus memberikan pertolongan,penjagaan dan kebaiakn atas pesta Demokrasi di tanah Lampung yang kita cintai ini, serta memberikan keikhlasan dan ketatan yang lebih istimewa lagi bagi KPUD dalam menajalankan tugas dan kewenangannya dalam kegiatan Pilkada nantinya. AMIN YA ROBBAL ALAMIN.
Penulis Artikel: Pipin, kejarfakta.com /Kota Metro





No comments