WOOW Ngeri!! 5 Suku Kanibal Paling Ganas di Dunia
Kejarfakta.com- Kanibal adalah fenomena yang menjadikan manusia lain sebagai santapan memang nyata dan hal itu benar adanya. Selama ini mungkin kita hanya mengetahui beberapa suku di Indonesia yang terkenal dengan sadis dan brutal memangsa manusia lain. Namun, ternyata ada sekelompok suku kanibal paling berbahaya di dunia yang nggak kalah menakutkan dengan suku pemakan manusia di negeri kita ini. Mereka juga hidup berkelompok dan mendiami hutan-hutan yang belum terjamah. Berikut ini adalah 5 suku kanibal paling berbahaya di dunia!
Suku kanibal paling berbahaya di dunia urutan pertama ditempati oleh kelompok Indian Karibia. Nama ‘kanibal’ sendiri diambil dari nama daerah ini, ‘Cariba’ yang awalnya dicetuskan oleh Christopher Columbus saat menemukan pulau Karibia. Suku kanibal Karibia adalah suku pertama yang mengenalkan praktek kanibalisme di dunia, yang nantinya berdampak pada eksploitasi dan pembantaian. Hal ini awalnya dilakukan sebagai balas dendam kepada musuh perang yang telah membunuh anggota keluarga mereka. Budaya yang berlangsung hingga abad 17 ini perlahan hilang seiring dengan agama Kristen yang masuk ke Karibia, penduduk kanibal juga perlahan membaur dan berasimilasi dengan masyarakat biasa.
Suku Aztec adalah suku kuno penghuni wilayah (yang sekarang menjadi Meksiko) seratus tahun yang lalu. Suku Aztec terkenal dengan kehebatan dalam berperang dan jaya pada masa kepemimpinan raja Tlacaelel. Suku yang termasuk dalam list kanibal ini mengorbankan nyawa manusia bukan tanpa sebab. Raja Aztec mempersembahkan tumbal sebagai ritual pemujaan untuk dewa mereka, Huitzilopochtli. Para tumbal akan dikorbankan dengan mencabut jantungnya saat masih berdetak, setelahnya tumbal ini akan dimasak untuk dijadikan santapan bersama. Selama satu tahun, suku Aztec mengorbankan lebih dari seribu jiwa sebagai tumbal. Waw!
Dari deretan suku kanibal paling berbahaya di dunia, yang buat bulu kuduk merinding salah satunya adalah suku Fiji, suku yang mendiami sebuah pulau indah di antara Hawaii dan Australia. Cerita awal kanibalisme di pulau ini adalah ketika mereka berlayar mengarungi lautan dan kehabisan bahan makanan, yang tewas dalam pelayaran akan dijadikan santapan lezat. Selain itu, memperebutkan tahta dan wanita juga membuat penduduk Fiji saling membunuh dan memakan daging musuh mereka. Sang kepala suku yang berkuasa bahkan dengan bangga mengaku kalau dirinya sudah memakan hampir seribu orang manusia.
Korowai adalah suku kanibal paling berbahaya di dunia ‘made in Indonesia’ yang masih tersisa hingga kini. Tinggal di hutan Papua, suku ini menjadikan pohon-pohon tinggi sebagai tempat berlindung dari musuh. Tak hanya dikenal hebat dalam hal berburu dan menangkap ikan saja, Korawai sangat lekat dengan sebutan ‘si pemakan otak’, karena mereka kerapkali bertengkar dengan teman sesama suku serta kemudian menjadikan otak yang masih hangat sebagai santapan.
Maori adalah suku pertama yang mendiami sebuah daratan ‘Aetearoa’, wilayah di Selandia Baru yang berarti Tanah Awan Putih Berarak. Praktek kanibal dalam kehidupan suku ini sudah mendarah daging dan menjadi budaya tersendiri. Buktinya, ketika salah satu kapal Inggris, The Boyd berlabuh dan membunuh anak sang kepala suku. Sebagai gantinya mereka membalas dengan membasmi habis semua awak kapal dan menjadikan tubuh mereka sebagai santapan. Luwar biasah kejamnya!
Suku Indian di Karibia
Suku kanibal paling berbahaya di dunia urutan pertama ditempati oleh kelompok Indian Karibia. Nama ‘kanibal’ sendiri diambil dari nama daerah ini, ‘Cariba’ yang awalnya dicetuskan oleh Christopher Columbus saat menemukan pulau Karibia. Suku kanibal Karibia adalah suku pertama yang mengenalkan praktek kanibalisme di dunia, yang nantinya berdampak pada eksploitasi dan pembantaian. Hal ini awalnya dilakukan sebagai balas dendam kepada musuh perang yang telah membunuh anggota keluarga mereka. Budaya yang berlangsung hingga abad 17 ini perlahan hilang seiring dengan agama Kristen yang masuk ke Karibia, penduduk kanibal juga perlahan membaur dan berasimilasi dengan masyarakat biasa.
Suku Aztec di Amerika
Suku Aztec adalah suku kuno penghuni wilayah (yang sekarang menjadi Meksiko) seratus tahun yang lalu. Suku Aztec terkenal dengan kehebatan dalam berperang dan jaya pada masa kepemimpinan raja Tlacaelel. Suku yang termasuk dalam list kanibal ini mengorbankan nyawa manusia bukan tanpa sebab. Raja Aztec mempersembahkan tumbal sebagai ritual pemujaan untuk dewa mereka, Huitzilopochtli. Para tumbal akan dikorbankan dengan mencabut jantungnya saat masih berdetak, setelahnya tumbal ini akan dimasak untuk dijadikan santapan bersama. Selama satu tahun, suku Aztec mengorbankan lebih dari seribu jiwa sebagai tumbal. Waw!
Kanibalisme di Pulau Fiji
Dari deretan suku kanibal paling berbahaya di dunia, yang buat bulu kuduk merinding salah satunya adalah suku Fiji, suku yang mendiami sebuah pulau indah di antara Hawaii dan Australia. Cerita awal kanibalisme di pulau ini adalah ketika mereka berlayar mengarungi lautan dan kehabisan bahan makanan, yang tewas dalam pelayaran akan dijadikan santapan lezat. Selain itu, memperebutkan tahta dan wanita juga membuat penduduk Fiji saling membunuh dan memakan daging musuh mereka. Sang kepala suku yang berkuasa bahkan dengan bangga mengaku kalau dirinya sudah memakan hampir seribu orang manusia.
Korowai di timur Indonesia
Korowai adalah suku kanibal paling berbahaya di dunia ‘made in Indonesia’ yang masih tersisa hingga kini. Tinggal di hutan Papua, suku ini menjadikan pohon-pohon tinggi sebagai tempat berlindung dari musuh. Tak hanya dikenal hebat dalam hal berburu dan menangkap ikan saja, Korawai sangat lekat dengan sebutan ‘si pemakan otak’, karena mereka kerapkali bertengkar dengan teman sesama suku serta kemudian menjadikan otak yang masih hangat sebagai santapan.
Maori, suku pertama di Selandia Baru
Maori adalah suku pertama yang mendiami sebuah daratan ‘Aetearoa’, wilayah di Selandia Baru yang berarti Tanah Awan Putih Berarak. Praktek kanibal dalam kehidupan suku ini sudah mendarah daging dan menjadi budaya tersendiri. Buktinya, ketika salah satu kapal Inggris, The Boyd berlabuh dan membunuh anak sang kepala suku. Sebagai gantinya mereka membalas dengan membasmi habis semua awak kapal dan menjadikan tubuh mereka sebagai santapan. Luwar biasah kejamnya!









No comments