Dandim 0422 Lambar, Hadiri KegiatanTemu Lapang Tanam Padi Bersama, di Pesibar
Kegiatan Temu Lapang Tanam Padi Bersama Dalam Musim Tanam (MT) II,Pesibar
Kejarfakta.com, Pesibar-- Pemkab Pesisir Barat (Pesibar) melalui Dinas Pertanian (Distan) menggelar dan melaksanakan kegiatan Temu Lapang Tanam Padi bersama dalam Musim Tanam (MT) II, Jum'at (6/4/18) bertempat di Pekon Waysindi Kecamatan Karya Penggawa.
Kegiatan ini sebagai sarana menjalin hubungan akrab antara Pemkab Pesibar dengan forkopimda, serta para petani di Kabupaten Pesibar, varietas dalam kegiatan tanam bersama itu yakni jenis mekongga. Sementara selain tanam bersama, juga diserahkan secara simbolis bantuan benih padi, jagung, dan kedelai.
Turut hadir daam kegiatan tersebut, Bupati Pesisir Barat Dr. Drs. H. Agus Istiqlal, S.H., M.H, Dandim 0422/LB Letkol Kav Adri Nurcahyo, S.T, Pabung Dim 0422/LB Mayor Inf Ihara warsa, Danramil 422-03 Kapten Arm Sahabudin, Kepala Distan Ir. Jalaludin, M.P, Para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD),masyarakat Pekon Waysindi, Kecamatan Karya Penggawa.
Dalam laporannya Kepala Distan Kabupaten Pesibar Ir. Jalaludin menyampaikan, bahwa tujuan dari kegiatan ini untuk memberikan informasi kepada petani Kabupaten Pesibar tentang program Distan yang saat ini tengah dijalankan, Selain itu mengetahui dan memberikan solusi terkait permasalahan-permasalahan yang dihadapi para petani umumnya.
Sementara itu Bupati Pesisir Barat Dr. Drs. Agus Istiqlal.SH.,MH dalam sambutannya menyampaikan Stabilitas nasional berkaitan erat dengan kecukupan dan ketersediaan pangan bagi seluruh masyarakat, sama halnya di Pesibar, Pemkab berupaya semaksimal mungkin untuk menjamin ketersedian pangan tersebut dengan jalan meningkatkan produksi hasil-hasil pertanian terutama padi.
Pembangunan pertanian tanaman pangan mempunyai peranan yang sangat penting dalam rangka mewujudkan stabilitas pangan nasional, sehingga harus dilanjutkan secara berkesinambungan dalam pelaksanaannya di lapangan, kita selalu saja dihadapkan pada permasalahan klasik, untuk itu diperlukan kesamaan persepsi, keterpaduan teknologi dan sinkronisasi teknis program dalam rangka pembangunan pertanian kearah yang lebih baik.
Dengan demikian dalam upaya Pemkab Pesibar dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan tersebut diperlukan kesamaan persepsi, keterpaduan teknologi dan sinkronisasi dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.
Di kab Pesibar sendiri ketersediaan area persawahan berdasarkan data Tahun 2017 yakni 8.458 Hektare dengan rata-rata produktivitas 5,04 ton per Hektare. Karenanya, jika potensi tersebut terus dikelola dengan baik ditambah dengan masukan teknologi budidaya yang sempurna, maka target pemerintah untuk terus meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat Pesibar diprediksi akan tercapai.
Perlu diketahui pada saat ini pelaporan Luas Tambah Tanam (LTT) padi dilakukan setiap hari, hal tersebut bertujuan untuk memonitor pertambahan tanaman padi sehingga kita dapat memprediksi waktu panen dengan tepat. hal tersebut dapat diketahui melalui ketersediaan gabah untuk setiap waktu panen dengan target LTT dari hasil panen periode sebelumnya
Luas Tambah Tanam LTT Pesibar Oktober 2017 – Maret 2018 telah mencapai 111,34 persen. Dengan angka tersebut disimpulkan Pesibar surplus tanaman padi, semoga dengan tercapainya target LTT maka tercukupi pula ketersediaan pangan khususnya padi.
Selanjutnya setelah acara ini dilaksanakan acara tanam padi bersama yang dilakukan oleh Bupati, Dandim, Kadistan, Polsek Pesisir Tengah, Camat.Dilanjutkan degan acara ramah tamah dan tanya jawab degan Poktan Kecamatan Karya Penggawa. (*)







No comments