Kereta Api Lebaran 2018 Siapkan Buka dan Sahur Gratis
Foto: Net
Kejarfakta.com, Malang- Menyambut Hari Raya Idul Fitri tahun
2018 kali ini, PT Kereta Api Indonesia (KAI) menambah 40 perjalanan untuk
kereta api lebaran. Tahun lalu total ada 353 perjalanan, sedangkan kereta api
lebaran di tahun ini disiapkan 393 perjalanan atau naik 4 persen dibanding
tahun lalu.
Seperti dilansir liputan6.com, Direktur Utama PT KAI Edi
Sukmoro mengatakan, tambahan Kereta Api Lebaran itu mulai beroperasi untuk
melayani penumpang sejak 10 hari jelang lebaran sampai 10 hari setelah lebaran
atau selama 5 – 26 Juni 2018.
"Harapan kami itu bisa mengatasi kemungkinan puncak
lonjakan penumpang untuk arus mudik dan arus balik lebaran," kata Edi di
sela kunjungannya di Stasiun Kota Baru Malang, Rabu 11 April 2018.
Kereta api tambahan itu melayani penumpang, baik itu di
jalur utara maupun jalur selatan.
Meski demikian, tiket untuk kereta api
tambahan itu belum dijual. Sebab, PT KAI juga terus berkoordinasi terkait
kesiapan seluruhnya untuk layanan kereta lebaran.
"Nanti akan diumumkan secara resmi kapan tiket kereta
api tambahan itu bisa dibeli," ujar Edi.
Direksi PT KAI sendiri tengah memeriksa kesiapan seluruh
daerah operasional. Jajaran direksi itu dibagi jadi dua tim agar secara
berbarengan menyisir jalur utara dan selatan. Edi Sukmoro sendiri memeriksa
kesiapan di sepanjang jalur selatan.
"Kami cek kesiapan semua daerah operasi dan stasiun
besar untuk menyambut angkutan lebaran tahun ini," ucap Edi.
Jalur Rawan
Foto: Net
PT KAI sejauh ini terus mengidentifikasi potensi kerawanan
di jalur selatan dan utara yang. Sejauh ini bencana alam maupun kendala
nonteknis bisa mengganggu perjalanan kereta api lebaran di sejumlah titik.
Namun, langkah antisipasinya juga sudah disiapkan.
"Kami antisipasi dengan segera melakukan tindakan
maupun penjagaan ekstra. Kami awasi betul," kata Edi Sukmoro.
Di Daerah Operasi (Daops) V Purwokerto ada 7 titik rawan
karena faktor alam seperti longsor, banjir, tanah ambles. Ada pula ancaman
masalah perlintasan tanpa palang pintu. Di Daops VI Yogjakarta lebih banyak
potensi gangguan aksi pelemparan.
Daops VII Madiun ada dua titik rawan karena faktor alam. Pun
demikian di jalur kereta wilayah Daops VIII juga ada titik rawan bencana alam
dan aksi pelemparan. Untuk jalur rawan longsor, segera dilakukan pengeprasan di
lereng – lereng berbahaya serta menyiagakan alat berat.
"Kami juga siagakan petugas jalur lintasan tambahan
untuk menjaga perlintasan liar. Semua kita siapkan agar bebas hambatan,"
ucap Edi.
Buka dan Sahur Gratis
PT KAI juga akan memberikan layanan maksimal pada penumpang
kereta api saat arus mudik lebaran. Bentuknya, fasilitas berbuka dan sahur
bersama di atas kereta api selama 10 hari jelang lebaran. Penumpang tak perlu
merogoh duit tambahan, sebab itu servis gratis.
"Kalau sebelumnya kan hanya kami sajikan takjil buka
puasa. Kali ini ada program berbuka dan sahur bersama gratis untuk
penumpang," ujar Edi.
Program itu diberikan kepada seluruh penumpang kereta api
tanpa pengecualian. Penumpang tak perlu khawatir layanan itu akan memengaruhi
harga tiket. Sebab, tarif yang diberlakukan tetap sama seperti biasa. "Tak
ada kenaikan harga tiket," tutur Edi.
Sejauh ini tiket penumpang untuk hari H lebaran juga sudah
hampir habis dibeli. Namun, tiket untuk jadwal keberangkatan 10 hari jelang dan
sesudah lebaran masih bisa dipesan penumpang. Apalagi tiket untuk kereta api
tambahan juga belum dijual.
"Kalau ditanya puncak angkutan lebaran, ya bisa disebut
saat semua tiket sudah habis terjual," kata Edi. (*)
Sumber: Liputan6.com






No comments