• Breaking News

    Nyalinya Patut Diacungi Jempol, Cikal Bocah Krui Mengejar Mimpi Dalam Gulungan Ombak



    Foto : Net/Ist/CNN

    Kejarfakta.com, Pesibar – Meski pun baru berumurnya 12 tahun, Cikal Richie Abiyasa Nur, bocah kecil mungil ini patut diacungi jempol nyalinya ketika  berselancar membelah ombak di tengah lautan.
    Keluarganya bukan keluarga peselancar. Ayahnya seorang penjaga hotel, sedangkan ibunya adalah penjual makanan di daerah Krui, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung. 

    Cikal sering melihat orang-orang berlatih selancar tak terkecuali, para wisatawan asing yang kebanyakan berasal dari Australia ketika menjajal keganasan ombak di wilayah Labuan Jukung di Pesisir Barat, Lampung. karena kebetulan ia memang tinggal di pinggir pantai.

    Cikal belajar mengendalikan papan selancar secara autodidak setelah pertama kali diperkenalkan oleh seorang bule asal Australia baru dalam setahun terakhir ini. "Cita-cita saya mau jadi atlet surfing karena itu menantang. Kalau jadi atlet, saya bisa dikenal dan bisa buat bangga banyak orang," ungkap Cikal.

    Motivasi itu terus membakar semangatnya untuk terus belatih. Setiap hari, sepulang sekolah ia rehat sejenak sebelum mulai menari di atas air bersama papan selancarnya menjelang sore sampai matahari tenggelam. Dibalik tubuh yang mungil, anak kelas 6 SD itu punya mimpi besar menjadi seperti John John Florence, atlet surfing terkenal asal Australia.

    Cikal pun sempat menceritakan keinginannya kepada Menpora Imam Nahrawi yang tengah berkunjung untuk membuka Kejuaraan Selancar Internasional Krui Pro 2018 di Pantai Tanjung Setia, Sabtu (14/04/18). 

    Imam berpesan agar Cikal terus berlatih untuk bisa mewujudkan cita-citanya itu. Terlebih, Krui memiliki potensi besar untuk mencetak atlet surfing terbaik dengan kategori ombak yang paling dicari.

                      Foto : Net/Ist/CNN

    Krui menjadi satu dari tiga pantai di Indonesia yang bisa menggelar seri kejuaraan dunia surfing level QS 1500 selain Mentawai dan Bali dengan ombak yang banyak dicari surfer dunia.

    "Kamu harus terus berlatih, kalau ada kejuaraan ikut supaya kamu bisa tunjukkan kemampuanmu dan bisa buat bangga Indonesia," pesan Imam

    Lucunya, ketika ditanya wartawan yang hadir di lokasi siapa sosok yang menyapanya usai latihan surfing, Cikal tidak mengetahui kalau itu adalah Menpora.

    "Siapa ya? Enggak tahu saya. Kalau Bupati saya tahu, Agus Istiqlal. Kalau yang itu (sambil menunjuk Menpora), saya enggak tahu siapa," jawab Cikal dengan wajah polos. (ist)

    Sumber: CNN

    No comments

    Post Top Ad