• Breaking News

    PT.BPRS Lambar Akan Ciptakan Kader Wirausaha Asli Daerah Yang Berorientasi Syariah

    Rapat Umum Pemegang Saham Bank Syaraiah Lampung Barat,PT BPRS Lambar 2018.

    Kejarfakta.com,Lambar – Komisaris PT.Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Bahari Berkesan, Drs. Adi Utama yang juga sebagai Asisten Bidang Pemerintahan Dan Kesra Setdakab Lampung Barat, menghadiri rapat umum pemegang saham ( RUPS ) Bank Syaraiah Lampung Barat,PT BPRS Lambar 2018.
    ,
    Dalam rapat ini juga sekaligus menindak Lanjuti Surat Menteri Keuangan RI no S.447MK.05/2016, perihal penunjukan PT.Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Bahari Berkesan sebagai badan lain selain bank atau pos, untuk melaksanakan penerimaan dan pengeluaran daerah, di rumah makan Madani Alas Godong Liwa Lambar Selasa,(10/4/18).
    Rapat yang juga di hadiri oleh Wakil Bupati Lambar Drs. Mad Hasnurin, anggota DPRD dan pengurus PT.Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Bahari Berkesan.

    Komisaris PT.Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Bahari Berkesan, Drs. Adi Utama menyampaiakn bahwa berdasarkan surat Menteri Keuangan RI No 900/77/2016 tanggal 25 April 2016 perihal persatuan bank operasional gaji dan memperhatikan peraturan pemerintah No 39 Tahun 2007 tentang pengelolaan uang negara atau daerah.



    Disampaikan juga bahwa dengan mempertimbangkan company Profil dan perkembangan Usaha PT BPRS Bahari Berkesan dalam rangka mendukung kegiatan ekonomi syariah maka PT BPRS Bahari Berkesan dapat disetujui sebagai badan lain selain Bank pos untuk melaksanakan penerimaan dan atau pengeluaran pemerintah.

    Dalam kesempatan itu pula Adi Utama menyampaikan visi dan misi PT.Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Bahari Berkesan,visi dan misi kita adalah" Menjadi salah satu BPRSS terbaik yang berdaya saing dalam membangun pertumbuhan ekonomi umat di Provinsi Lampung.

    Khususnya memacu pertumbuhan UKM di Wilayah Kabupaten Lambar dan sekitarnya serta menumbuhkan jiwa enterpreneurship masyarakat dengan berbasis ekonomi Syariah dan menciptakan kader wirausaha asli daerah yang berorientasi Syariah,ujarnya.

    Kemudian di harapkan untuk pencapaian kinerja Tahun 2018 dapat di raih,dengan telah disetujuinya Penambahan Modal sebesar Rp. 1 Milyar diawal Tahun 2018 oleh Pemda kabupaten Lampung Barat. 

    Sampai dengan tahun ke 3 kualitas aktiva produktif masih dalam NPF Nol Persen (0%) dan resiko reputasi terhadap rentabilitas akan tetap di upayakan terjaganya likuiditas yang sehat,oleh karena itu kualitas aset pada aktiva produktif,tetap akan kita jaga,tutunya(*)

    No comments

    Post Top Ad