Wakili Lambar Pekon Tribudi Syukur Ikuti Penilaian BBGRM Tingkat Propinsi Lampung 2018
Kejarfakta.com, Lambar-- Tim penilai BBGRM Provinsi Lampung melakukan penilaian terhadap Pekon Tribudi Syukur mewakili Kabupaten Lampung Barat (Lambar) dalam penilaian BBGRM tingkat Provinsi Lampung tahun 2018. Rabu (04/04/18).
Tim yang di dipimpin Drs. Tabriza Satya, Msi. Kepala
Bidang Pengembangan TTG Dinas PMD Provinsi
Lampung ,disambut langsung oleh Drs. Alpissyahrin,
Staf Ahli Bidang Ekonomi Bidang Pembangunan (Ekbang), Kadis PMP Dan Perwakilan OPD
Kabupaten Lambar, dengan menampilkan tarian Lengser dan Tari Sigekh Pengutan.
Sementara anggota tim verifikasi lomba BBGRM Provinsi Lampung yang hadir terdiri dari, Maini Ilhamuddin, SIP., Diana Rahmawati, SE., MM., Saripudin Bustami, SKM., Herli Andriani.
Penilaian BBGRM Propinsi Lampung hari ini meliputi 4 bidang penilaian di bidang Gotong Royong yang
ada di pekon yang meliputi, Bidang Ekonomi,
Lingkungan, Kemasyarakatan, dan Sosbud Keagamaan.
Pada saat penilaian ini juga di pamerkan produk unggulan pekon dan karya tehnologi Mesin Cuci Biji Kopi karya putra Tribudi Syukur.
Pada saat penilaian ini juga di pamerkan produk unggulan pekon dan karya tehnologi Mesin Cuci Biji Kopi karya putra Tribudi Syukur.
Sementara itu juga di Pekon Tribudi Syukur saat ini ada program gotong royong hasil inovasi Masyarakat, seperti,
Gerakan Balong Ikan, Hayu Ngaji, Jaga Sumber Mata Air, Bersih Itu Indah dan
Sehat, Reboan dan Sabtuan dan Jaga
Hutan.
Dalam sambutanya ketua tim penilai BBGRM Propinsi Lampung
Drs. Tabriza Satya, Msi., mengatakan, bahwa
tujuan dari tim verifikasi hari ini
untuk memverifikasi seluruh informasi yang menjadi profil dan yang sudah diajukan
ke tim.
Selain daripada itu yang terpenting adalah untuk membangun tali silaturahmi, semoga dengan inovasi yang ada di pekon Tribudi Syukur ini menjadi nilai tambah bagi pekon Tribudi Syukur.
Selain daripada itu yang terpenting adalah untuk membangun tali silaturahmi, semoga dengan inovasi yang ada di pekon Tribudi Syukur ini menjadi nilai tambah bagi pekon Tribudi Syukur.
“Dalam kegiatan penilaian BBGRM ini juga kita harapkan tidak hanya sekedar seremonial saja. Tapi diharapkan bisa memajukan pembangunan di daerah dan masyarakat.Kegiatan tersebut selain meningkatkan partisipasi masyarakat dalam bergotong royong juga diharapkan dapat meningkatkan kinerja aparatur pemerintah, mulai dari tingkat desa, kecamatan, kabupaten, hingga provinsi," ujarnyaMasih kata Tabriza bahwa melalui nilai nilai gotong royong di harapkan akan dapat mendorong adanya program gerakan membangun desa Saburai yang dinilai telah mampu menurunkan jumlah pekon tertinggal di Provinsi Lampung. (zhr/kejarfakta.com)






No comments