Camat Tiga Dihaji OKU Selatan Lantik Pemangku Adat Marga Haji
Kejarfakta.com, OKU Selatan- Camat Kecamatan Tiga Dihaji Kabupaten Oku Selatan, Sumatera Selatan (Sumsel), Zainal Muhtadi mengumpulkan pemangku adat penyimbang adat Marga Haji yang bersal dari 12 Desa Suku Haji, guna pelantikan dan pengukuhan pemangku adat Marga Haji, Selasa (15/05/18) di Gedung Serbaguna (GSG) kecamatan setempat.
Hadir pada kegiatan tersebut Ketua Pelaksana Pembina Adat Kabupaten OKU Selatan, Hasan MK, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Kapolsek, Danramil, Kepala Desa dan seluruh Pemangku Adat Marga Haji.
Selain prosesi pelantikan pemangku adat diadakan juga Rapat Adat yang membahas beberapa rumusan mengenai pelestarian adat istiadat suku haji, kesenian, bahasa, pelestarian pusaka, dan lainnya.
Dalam rapat tersebut para pemangku adat desa (anak taha bengampungan) mengusulkan agar kedepan adat istiadat dapat dilestarikan oleh generasi penerus (anak muda) supaya tidak dilupakan dengan semakin pesatnya perkembangan budaya baru (era digital) khususnya di Kabupaten OKU Selatan .
Ketua pelaksana Pembina Adat OKU Selatan, Hasan MK, dalam sambutannya mengatakan, sangat mengapresiasi pertemuan pemangku adat suku haji tersebut, dirinya berpesan agar kedepan suku haji dapat berperan aktif dalam proses pembangunan Kabupaten OKU Selatan.
"Kita tidak boleh dan jangan sampai melupakan adat istiadat, karena apabila adat kita hilang (lebon) maka sangat berpengaruh terhadap mental anak cucu kita nanti" ujar Hasan.
Sementara Camat Tiga Dihaji, Zainal Muhtadin, SH., sangat berkesan dengan kegiatan adat tesebut dan akan selalu mendukung serta memfasilitasi setiap gagasan para pemangku adat.
Menurut Zainal, dalam setiap kegiatan di desa saat ini mulai dari acara persedekahan, penyampaian gelar/adok, kesenian dan lainnya sudah tidak nampak lagi nuansa budaya hajinya.
"Kedepan kita akan giat melestarikan adat istiadat ini, kita akan realisasikan apa yg menjadi kesepakatan pemangku adat, dengan tujuan agar generasi muda (haji) dapat mengetahui lebih jauh dan ikut melestarikannya," pungkasnya.
Reporter : Sri
Editor : Eko. S





No comments