Irjend Keuangan Monitoring Melalui Diskusi dan Cek Administrasi Pengelolaan BUMPekon
Irjend Keuangan Kementerian Keuangan Republik Indonesia (Kemenkeu RI) mengadakan monitotring dan Evaluasi pemanfaatan Dana Desa di Lampung Barat (Lambar).
Kejarfakta.com,
Lambar-- Irjend Keuangan Kementerian Keuangan Republik Indonesia (Kemenkeu RI) mengadakan
monitotring dan Evaluasi pemanfaatan Dana Desa di Kabupaten Lampung Barat
(Lambar), Minggu (05/05/18). Di Pekon Sukajaya Kecamatan Sumberjaya.
Dalam kegiatan
tersebut, hadir bersama kelima tim Irjend Keuangan Kementerian keuangan, dari KPKN Liwa, Dinas DPMP Lambar, Pendamping Desa
Profesional P3MD Lambar mengunjungi dan mendengarkan serta monitoring langsung
Pemanfaatan Dana Desa di pekon tersebut. Dalam pemaparan pengurus Bumdes Tirtajaya,
cukup menambah khasanah manfaat dana desa dan pengelolaannya di Lambar.
Monitoring
melalui diskusi dan cek administrasi pengelolaan BUMPekon, dilanjutkan dengan
cek lapangan, lokasi arung jeram dan sekretariat BUMPekon yang saat ini
berstatus sewa. Saran untuk segera adanya kontrak asuransi bagi pengguna arung
jeram menjadi hal yang segera dipenuhi demi kenyamanan dan keamanan pengguna jasa
wisata arung jeram Way besai Sukajaya bersama BUMPekon Tirta Jaya.
Tim Irjend Keuangan Kementrian Keuangan RI melakukan kegiatan monitoring dan evaluasi DD
di Lambar yang difokuskan di BUMDES Sukajaya sumberjaya.
Tim irjend dalam
kunjungannya didampingi oleh Sekretaris Dinas Pembardayaan Masyarakat Pekon DPMPP
Lambar, Padang Prio Utomo dan Kepala KPKN Liwa Dani Ramdani
Dalam kegiatan
tersebut turut hadir mendampingi juga para tim pendamping desa Sumberjaya dan
Tenaga Ahli Pendamping Desa Lambar
Kegiatan yang
dilaksanakan dibalai Pekon Sukajaya tersebut tim disambut langsung oleh sekretaris
Camat (Sekcam) Sumberjaya, Agus Supriyatna serta Peratin Sukrul Satirmanudin dan
Direktur Bumdes Uteng Nanas. Hal tersebut dijelaskan Sekretaris DPMP Lambar
Padang Prio Utomo ketika dikonfirmasi Kejarfakta.com, Minggu (05/05/18).
Baca Juga: Irjend Keuangan Kemenkeu Akan Monitoring dan Evaluasi ADD 2017 di Lampung Barat
Di tambahkan Padang, Monitor dan evaluasi (Monev),tersebut dilaksanakan melalui kegiatan diskusi untuk mengetahui hambatan dan kesulitan pemerintah desa dalam pengelolaan Dana Desa mulai dari perencanaan, penatausahaan dan pelaporan.
Di tambahkan Padang, Monitor dan evaluasi (Monev),tersebut dilaksanakan melalui kegiatan diskusi untuk mengetahui hambatan dan kesulitan pemerintah desa dalam pengelolaan Dana Desa mulai dari perencanaan, penatausahaan dan pelaporan.
"Kegiatan
Monev yang langsung dilaksanakan ke Pemerintah Desa baru sekali dilakukan. Selain itu, dikatakan juga bahwa kegiatan ini
berbeda dengan kegiatan pemeriksaan yang dilaksanakan oleh lembaga pengawasan
pemerintahan seperti Inspektorat ataupun Badan Pemeriksa Keuangan (BPK),” jelas
Padang.
Irjend Keuangan Kementerian Keuangan Republik Indonesia (Kemenkeu RI) mengadakan monitotring dan Evaluasi pemanfaatan Dana Desa di Lampung Barat (Lambar).
Masih kata
Padang, tujuan utama dari Monev tersebut, adalah melihat langsung kondisi di
lapangan, mengumpulkan apa saja hambatan yang ditemui dalam pengelolaan Dana
Desa untuk kemudian disusun sebagai laporan guna menyusun kebijakan selanjutnya
yang lebih efektif dan efisien.
Lebih lanjut
dikatakannya, aspek penting pembinaan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi ini
untuk melihat pelaksanaan pengelolaan keuangan termasuk didalamnya aspek
perencanaan, pertanggungjawaban atau aspek secara umum serta melihat
pelaksanaan pembangunan fisik dilapangan. Bentuk kegiatan pembinaan yang
dilakukan oleh pemerintah terkait dengan pembangunan desa pada umumnya
khususnya pelaksanaan pengelolaan Dana Desa.
Dengan adanya kegiatan monitoring
dan evaluasi oleh pemerintah yang berpedoman pada Undang–Undang dan Permendes
tersebut, pihak Pemerintah Desa sebagai penerima dan pengguna anggaran
diharapkan mampu menyusun prioritas–prioritas program pembangunan yang telah
disusun dalam APBDes masing–masing untuk tahun anggaran 2017.
Baca Juga: Sri Mulyani, Kenaikan Gaji PNS Akan Dikaji Dalam Rapat Kabinet
Dalam kesempatan tersebut salah seorang anggota Pendamping Desa, Anton Hilman mengatakan, sewatu keberuntungan bagi pekon yang mendapat kunjungan dari pihak manapun yang malakukan pembinaan.
Dalam kesempatan tersebut salah seorang anggota Pendamping Desa, Anton Hilman mengatakan, sewatu keberuntungan bagi pekon yang mendapat kunjungan dari pihak manapun yang malakukan pembinaan.
“Karena ini
akan memberikan evaluaai atas apa yang kurang apalgi ini dari kemenkeu, semoga
akan meningkatkan kualitas pengelolaan DD di Lambar,” ungkap Anton.
Terpisah, Direktur
Bumdes Tirtajaya Pekon Sukajaya Uteng Nanas mengatakan, pihaknya kunjungan tersebut cukup
berkesan utamanya bagi warga Sukajaya meskipun, dalam kegiatan tersebut sempat
terjadi adanya sedikit ketegangan namun, sebaliknya dengan dilakukan nya Monev
itu warga utamanya pihak Bumdes merasa lebih samangat dengan adanya
solusi-solusi dari pihak-pihak yang malakukan kunjungan tersebut.
"Kunjungan
tersebut justru menambah semangat bagi kami, meskipun awalnya sempat terjadi
sedikit bersitegang,” pungkasnya. (red/kejarfakta.com).






No comments