Kondisi Marbot Yang Kena Tusuk Sudah Mulai Membaik
Ilustrasi
Kejarfakta.com, Lambar- Entah apa yang ada di benak Seorang
Pemangku (Kadus), bersama anaknya AD, di Pekon Bumiagung Kecamatan Belalau
Kabupaten Lampung Barat (Lambar), tega menusuk hanya karena tidak suka
mendengar suara MS yang di percaya warga sekitar sebagai seorang Marbot di
masjid setempat saat melantunkan suara Adzan dan mengaji.
Minggu (27/5/2018) lalu lebih kurang pukul 20.00 waktu
setempat, tepatnya di depan Masjid Almujahidin, pemangku lll MS (marbot),
terjadi percekcokan dan berujung dengan perkelahian dengan Kepala Pemangku
tersebut, melihat kejadian tersebut Anton Despa anak pemangku, turut membantu
perkelahian tersebut dan menusuk korban.
Dan melihat kondisi korban terkapar AD Melarikan diri dan saat ini menjadi Buronan Polisi.
Dan melihat kondisi korban terkapar AD Melarikan diri dan saat ini menjadi Buronan Polisi.
Hal tersebut salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya ketika dikonfirmasi kejarfakta Via
Ponselnya Kamis 30/5/2018. “Masalah nya
karna si pemangku tidak suka si marbot Mukhlis azan dan ngaji subuh di masjid,”
jelasnya.
Dia juga mengatakan, warga sekitar pun merasa tidak terima dengan prilaku kedua pelaku tersebut, pihak korban telah melaporkan permasalahan itu ke Polres Lambar dan saat ini, tengah menunggu hasil penanganan pihak kepolisian.
“Sampai saat ini korban masih dalam perawatan di RS Bandar Lampung kondisi korban sudah mulai membaik,” Imbuhnya.
Dia juga mengatakan, warga sekitar pun merasa tidak terima dengan prilaku kedua pelaku tersebut, pihak korban telah melaporkan permasalahan itu ke Polres Lambar dan saat ini, tengah menunggu hasil penanganan pihak kepolisian.
“Sampai saat ini korban masih dalam perawatan di RS Bandar Lampung kondisi korban sudah mulai membaik,” Imbuhnya.
Ditambahkanya, pasca kejadian korban langsung di larikan ke Puskesmas
Kenali lalu dirujuk ke Rumah Sakit Umum (RSU) Alimuddin Umar Liwa, dan pihak
RSU pun tidak sanggup menanganinya korbanpun dirujuk kembali ke Rumah Sakit
Kotabumi Lampura, sesampainya di RS Kotabumi pihak RS itupun tidak sanggup
menanganinya sehingga akhirnya korban kembali di rujuk ke salah satu Rumah
sakit di Bandar Lampung.
Kasat Reskrim AKP Faria Arista Mewakili Kapolres Lambar AKBP Tri Suhartanto. SIK., mengatakan, laporan telah diterima oleh pihak Polres Lambar dan telah ditangani. "Laporan sudah masuk dan tengah dalam penanganan pihak kami," ujarnya. (Red. Kejarfakta.com)





maff minn,knpa terlalu frontal dan tidak di samarkan nama nama tsk maupun korban. trims,
ReplyDelete