• Breaking News

    Dari Lampung : Menakar Peluang Menang Jokowi Pilpres 2019

    Ketua BPH Tim Bravo-5 Lampung Tengah Miswan Rodi

    Kejarfakta.com, Bandar Lampung -- Setelah sukses kegiatan pelantikan BPH Tim Bravo-5 Provinsi Lampung dan 15 BPH Tim Bravo-5 kabupaten/kota se-Lampung yang dihelat di Ballroom Hotel Sheraton, Bandarlampung, Rabu (6/6/2018), tantangan terbesar sebagai salah satu tim pemenangan petahana Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Pilpres 2019 mendatang segera menghadang. Apa itu?

    Diketahui, dalam konferensi pers di sela kegiatan berlangsung saat itu, berangkat dari raihan suara sah Pilpres 2014 berdasarkan rekapitulasi penghitungan suara sah nasional KPU dimana pasangan Jokowi-JK meraup 2.299.889 suara (53,07 persen) di seluruh TPS daerah pemilihan Lampung, Ketua Umum DPP Tim Bravo-5 Jenderal TNI (Purn.) Fachrul Razi secara diplomatis menandaskan pada Pilpres nanti harus lebih dari angka 53,07 persen.

    "Dengan dua pertimbangan, Jokowi petahana dan sudah punya bukti prestasi kerja pembangunan, setelah seluruh relawan Tim Bravo-5 Lampung dan 15 kabupaten/kota se-Lampung ini dikukuhkan, saya berharap Bravo-5 bisa memberikan suara untuk Jokowi melebihi perolehan periode sebelumnya," tegas Fachrul saat itu, didampingi Ketua dan Sekretaris BPH Tim Bravo-5 Lampung Andi Desfiandi dan M. Endi Saputra Hasibuan, serta Ketua Dewan Pertimbangan Bustami Zainudin.

    Pernyataan Fachrul Razi di atas tentu bukan asal bunyi. Dilihat dari sebaran peta dukungan politik partisan Jokowi hingga hari ini, dimana telah ada lima partai politik (parpol) pengusung masing-masing PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai Nasdem, PPP, dan Partai Hanura, plus dua parpol pendukung PSI dan Perindo, konfigurasi politiknya di Lampung juga tidak dapat dianggap sepele.

    Dalam catatan redaksi, peta potensi kekuatan basis politik Jokowi di 15 kabupaten/kota se-Lampung setidaknya didukung kepemilikan porsi kekuasaan eksekutif di Kota Bandarlampung dan Metro, Kabupaten Lampung Tengah, Lampung Barat, Pesisir Barat, Lampung Utara, Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, dan Mesuji. Juga, porsi kekuasaan legislatif di 15 DPRD Kabupaten/kota asal parpol pendukung Jokowi.


    Wakil Ketua BPH Tim Bravo-5 Lampung Barat Ulul Azmi Soltiansa saat menggelar sosialisasi dan buka puasa bersama warga Pekon Karang Agung, Waytenong, Pesisir Barat, Sabtu (9/6/2018).

    Hal ini turut dibenarkan Ketua BPH Tim Bravo-5 Lampung Tengah Miswan Rodi saat dikonfirmasi melalui jejaring WhatsApp, Sabtu (9/6/2018) pagi. Menurutnya, melalui berbagai perspektif analisa terutama dari aspek analisis SWOT saja, pihaknya optimistis di wilayahnya target raihan suara Jokowi pada Pilpres 2019 nanti bisa menembus angka di atas 60 persen.


    "Kalau bicara Lampung Tengah ya, Inshaallah kami sepertinya optimis untuk bisa meraih target suara di atas 60 persen," tegasnya.

    Memang, lanjut politisi Partai Nasdem ini, waktu sepuluh bulan sampai April 2019 nanti boleh dibilang waktunya masih lama tetapi juga bukan waktu yang sebentar. Mengingat pelaksanaannya berbarengan antara Pileg dan Pilpres pada 27 April 2019, persiapannya juga mesti ekstra kerja keras.

    "Kami di Lampung Tengah ini ya itu, senada dengan arahan Ketum DPP (Fachrul Razi --Red), selain Pak Jokowi petahana, eksekutif sini (Plt. Bupati Lukman Djoyosoemarto, Ketua DPC PDIP Lampung Tengah --Red) juga punya kita," imbuh Miswan.

    "Selain itu berbagai nilai jual hasil nyata pembangunan nasional yang telah susah payah dilakukan Kabinet Kerja Jokowi seperti Jalan Tol Trans Sumatera yang juga turut melintasi wilayah kami, dukungan Kementerian Pertanian atas peningkatan status Lampung Tengah sebagai zonasi klaster ketahanan pangan, banyaknya program kementerian/lembaga negara lainnya yang hasilnya sedikit banyak telah dapat langsung dirasakan rakyat Lampung Tengah ini, dan sebagainya," urainya.

    Saat ditanya upaya nyata dan kiat khusus apa yang telah dan akan dilakukan pihaknya sebagai bagian  "perpanjangan mulut" pemerintahan Jokowi, pria ramah yang juga Ketua DPC Partai Nasdem Lampung Tengah ini lugas menjawab, "Kami berupaya terus berada di tengah masyarakat baik pendukung maupun yang belum mendukung Jokowi. Di setiap momentum kegiatan yang ada di masyarakat, kami jalan terus, sosialisasi tiada henti dan bekerjasama dengan seluruh bakal caleg parpol pendukung."

    Pendapat lain dikemukakan Wakil Ketua Tim Bravo-5 Lampung Barat Ulul Azmi Soltiansa, terkait rilis elektabilitas Jokowi dari beberapa lembaga survei nasional. Dikonfirmasi saat menggelar kegiatan sosialisasi dan buka puasa bersama di Pekon Karang Agung, Kecamatan Waytenong, Lampung Barat, Sabtu (9/6/2018) sore, tingginya tingkat elektabitas Jokowi mengungguli bakal capres potensial lainnya pantang membuat kerja-kerja relawan pemenangan mengendur, alih-alih terlena.

    "Bersyukur, tapi kami nggak boleh terlena hanya karena survei. Kami harus lebih dekat dan lebih dekat lagi dengan masyarakat menengah ke bawah," singkat politisi Partai Persatuan Pembangunan ini.

    Sorotan atas maraknya berita palsu (hoax) yang menerpa Jokowi seolah tiada henti, diungkapkan Sekretaris BPH Tim Bravo-5 Pesisir Barat Zaini Hasan. Menurutnya, butuh kesabaran ekstra melawan serangan hoax dan segala macam bentuk upaya pendiskreditan yang cenderung mengarah fitnah dan pembunuhan karakter sosok Jokowi.

    "Fitnah memang kejam, bukan hanya bisa membunuh karakter tapi bisa juga membunuh jiwa. Tapi kesabaran kami melawan dan menghadapinya adalah kekuatan Allah. Yakinlah, siapa yang bisa melawan Allah?" ungkapnya.

    Bagi pria yang juga Ketua DPC Laskar Muda Hanura (Lasmura) Pesisir Barat ini, kemenangan Jokowi kelak sudah target. "Target kami, Bravo-5, Lampung dimenangkan Jokowi. Berapa persisnya angka kemenangan, menang berarti di atas calon lain," ujarnya diplomatis.

    "Kami optimis, karena masyarakat kita ini kan sudah cerdas. Karena itulah, Bravo-5 harus selalu bergerak meyakinkan rakyat, dimulai dari lingkup keluarga, tetangga, teman dekat, teman jauh dan warga kampung halaman kami," tutupnya.

    Seolah mengamini, Ketua BPH Tim Bravo-5 Lampung Andi Desfiandi yang baru saja dilantik ini menjawab lugas. "Untuk Jokowi dua periode, untuk pembangunan Indonesia-sentris makin oke, amunisi perang kami dalam posisi siaga satu. Jangan kasih kendur. Kami siap sedia, bahkan saat pihak lawan belum siap tempur dan belum sempat kokang senjata, caught with their trousers down," tandasnya, yang saat dihubungi lewat telepon mengaku sedang di Jakarta menyambut kelahiran cucu pertamanya. [red/mzl]



    No comments

    Post Top Ad