Fasilitas RSUD Alimudin Umar Tidak Memadai, Keluarga Pasien Labrak Petugas
Fasilitas RSUD Alimudin Umar Tidak Memadai, Keluarga Pasien Labrak Petugas
Kejarfakta.com, Lambar—Keluarga pasien di ruang penyakit dalam kelas III BPJS Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Alimuddin Umar Kabupaten lampung Barat (lambar), keluhkan kan fasiltas di ruangan itu seperti kebersihan di kamar kecil yang minim air di ruang tersebut.
Pasalnya, sejak Pukul 09.00 WIB dini hari hingga malam pukul 20.00 WIB Sabtu 23/06 2018 kondisi toilet dan kamar mandi di ruangan tersebut kering tanpa air, sehingga tak pelak kesulitan dalam buang air dan hal itu memicu kekesalan para keluarga pasien.
Bahkan, pada ruangan itu terlihat tinja (kotoran manusia) bercecer di sepanjang lantai koridor ruangan itu karena tidak tahan sementara di toilet ruangan itu tanpa air.
RSUD Alimudin Umar Lambar, Minim Pelayanan dan Fasilitas
Akan tetapi pada ruangan lain seperti ruangan VIP air terlihat lancar, dan anehnya lagi petugas kebersihan di ruangan itu terkesan tidak perduli dengan kondisi tersebut.
Ironisnya lagi, ketika para keluarga pasien mengadukan hal tersebut kepada pihak pelayan dan petugas jaga serta satpam para petugas di RS itu saling arahkan. “Aneh aja petugas jaga air kosong kok keluarga pasien di arahkan ke satpam apa hubungannya,” cetus salah seorang Satpam Adip dalam waktu yang bersamaan.
Muzanni, salah seorang keluarga pasien pada saat kejadian, mengatakan seluruh keluarga pasien merasa kesal atas pelayanan dan minimnya fasilitas yang ada di RSUD itu. “ Pasien yang dirawat disini butuh fasilitas serta ruangan nyang sehat, kalau begini bisa menambah penyakit,” jelasnya.
Muzani berharap, pihak RS memaksimalkan pelayanan terhadap pasien yang dirawat inap,
Terlihat Tinja (kotoran Manusia) Pasien Berceceran di Lantai Koridor Karena Air Dalam Toilet Tak Mengalir
Terpisah, salah seorang petugas jaga di RS itu mengatakan, terjadinya kekeringan itu di karenakan tong air untuk toilet di ruangan itu kosong, dia juga mengatakan pada saat keluarga pasien mengeluhkan hal tersebut dirinya belum bertugas melainkan petugas lain. “saya baru piket malam ini jadi soal hiruk-pikuk terkait kekeluhanj keluarga pasien itu saya tidak tau,” jelasnya.
Dia juga mengatakan, dirinya memaklumi kekesalan keluarga pasien itu, menurutnya itu merupakan salah satu kelalaian pihak rumah sakit. “ Dan semua ini merupakan pelajaran bagi pihak rumah sakit,” imbuhnya.
Sayangnya hingga Berita ini di terbitkan pihak Rumah Sakit yang berkepentingan belum dapat di konfirmasi. (*) (red.kejarfakta.com)







No comments