• Breaking News

    Jalin Persatuan Dan Kesatuan Demi Kemajuan Kabupaten Pesisir Barat Pemkab Pesibar Gelar Halal Bilhalal


    Jalin Persatuan Dan Kesatuan Demi Kemajuan Kabupaten Pesisir Barat Pemkab Pesibar Gelar Halal Bilhalal

    Kejarfakta.com, Pesibar-- Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar), menggelar acara Halal bilhalal Hari Raya Idhul Fitri 1439 Hijriah/Tahun 2018, Selasa  (26 /6/18) , bertempat di Gedung Serba Guna (GSG) selalaw Pekon Kampung  Jawa Kecamatan  Pesisir Tengah Kabupaten Pesisir  Barat.


    Acara Halal bilhalal yang bertemakan “ Dengan Halal Bilhalal Kita Jalin Persatuan Dan Kesatuan Demi Kemajuan Kabupaten Pesisir Barat “,  diisi dengan  acara Siraman Rohani oleh Penceramah Ust. Safruddin.

    Selain  Bupati Pesisir  Barat Dr. Drs. Agus istiqlal. SH.MH., hadir juga  Wakil Bupati Pesibar Barat Erlina.SP.MH., Sekda Pesibar Barat  Azhari.MM.,Ketua dan anggota DPRD Pesibar Barat Piddinuri dan Anggota DPRD  Pesibar Barat , (Perwira Penghubung Distrik Militer) Pabung Dim 0422/LB Mayor Inf  Ihara , Para asisten dan kadis, kabid Pemda Pesibar Barat , Danramil koramil 422-03 Kapten Arm Sahabudin beserta anggota koramil 422-03 Toga, Tomas, Toda, Ketua saibatin Kabupaten Pesisir Barat.

    Jalin Persatuan Dan Kesatuan Demi Kemajuan Kabupaten Pesisir Barat Pemkab Pesibar 
    Gelar Halal Bilhalal

    Dalam sambutannya Bupati Kabupaten Pesisir Barat Menyampaiakan , Atas nama pribadi dan keluarga mengucapkan selamat Hari Raya Idhul Fitri 1439 H, Mohon Maaf Lahir Dan Batin. " Semoga amal ibadah kita semua diterima allah swt dan masih diberikan kesehatan untuk meningkatkan  ketaqwaan kita kepada Allah SWT”.

    Lebih lanjut  Agus istiqlal  mengatakan, bahwa salah satu hikmah yang dapat dipetik melalui acara  Halal bi halal  adalah terciptanya ukhuwwah, terjalinnya silaturrahmi dan persaudaraan yang lebih akrab antar sesama.

    Jalin Persatuan Dan Kesatuan Demi Kemajuan Kabupaten Pesisir Barat Pemkab Pesibar Gelar Halal Bilhalal

    Dimana didalam pergaulan kita sehari - hari tentunya banyak mengalami polemik baik yang positif maupun yang negatif sehingga tercipta suasana yang kurang aman, nyaman bagi diri kita masing –masing, ujarnya.

    Polemik tersebut   diumpamakan  adanya  rasa sakit hati  atau ketersinggungan atas perkataan ataupun perbuatan dari lingkungan kita sehari - hari sehingga hal - hal seperti itulah yang pernah timbul  dan  akan hilang  apabila kita saling  memaafkan, mengikhlaskan dan melupakan perbuatan yang lalu. dengan demikian artinya  akan lebih baik lagi jika disertai dengan  saling berjabat tangan antara satu dengan yang lainya,tutupnya. (red.kejarfakta.com)

    No comments

    Post Top Ad