Menjaga Kestabilan Harga, Pj Bupati Nganjuk Sidak Ke Dua Pasar
Pj. Bupati Nganjuk Lakukan sidak di Dua Pasar Kabupaten Nganjuk
Kejarfakta.com Nganjuk,-Dalam upaya menjaga kestabilan
harga pangan di Bulan Ramadhan dan Hari Raya Indul Fitri 1439H/2018M,
Pemerintah Kabupaten Nganjuk melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan,
Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi, berkerjasama dengan Bank Indonesia
(BI), serta Bulog mengadakan Operasi Pasar.
Hari pertama operasi pasar dilakukan pada Selasa (5/6/18)
didua tempat masing-masing pasar Kecamatan Ngronggot dan Kecamatan Lengkong.
Di hari pertama ini Pj. Bupati Nganjuk Drs. Sudjono, MM.,
ikut turun langsung melihat antusiasme warga, sekaligus melakukan sidak harga
bahan pangan di pasar tersebut.
Sekitar pukul 09.00 WIB, Pj. Bupati tiba, warga yang sedari
pagi menunggu pun mendapat giliran untuk membeli paket sembako dengan harga
lebih murah dibanding dengan harga pasaran.
“Satu paket berisi beras 5 kg, gula 2 kg, dan minyak 1 L
dengan harga Rp 67.500, diluar operasi pasar kurang lebih harganya bisa sampai
Rp 78.500.” Terang Kepala Disperindagkop Dra. Rr. Heni Rochtanti, MM.
Ia menambahkan, warga boleh membeli paket sembako ini
maksimal 2 paket/orang. Operasi pasar akan dilaksanakan selama tiga hari
kedepan. Hari ini (5/6/18) di Kecamatan Ngronggot dan Lengkong, Rabu (6/5/18)
di Kecamtan Ngluyu dan Wilangan, terakhir Kamis (7/6/18) di Kecamatan Sawahan.
Pj. Bupati Nganjuk Lakukan sidak di Dua Pasar Kabupaten Nganjuk
Dalam operasi pasar ini, Disperindagkop memfasilitasi ongkos
angkut serta kemasan paket sehingga harga bisa lebih murah dari biasanya. Satu
lokasi didatangi satu truk penuh berisi paket. “Kurang lebih 1300 kg beras, 600
kg gula, dan 300 liter minyak per truk.” Tambah Heni.
Pj. Bupati dalam kesempatan tersebut berkomunikasi langsung
dengan warga yang tengah mengantri. “Mudah-mudahan bisa terbantu ya buk dengan
operasi pasar ini.” Terangnya kepada salah seorang warga.
Operasi pasar ini diperuntukkan warga menengah ke bawah,
agar tak kesulitan mencari bahan pokok dengan harga yang mampu mereka beli.
Usai memantau operasi, Pj. Bupati memasuki area pasar dan
melakukan sidak harga bahan pokok. Pj. Bupati bertanya langsung kepada para
penjual satu per satu, mulai dari penjual daging ayam, sapi, kambing,
bumbu-bumbu dapur, hingga ke penjual kambing. “Daging ayam Rp 35 ribu, kalau
daging sapi Rp 100 ribu pak.” Jawab salah satu pedagang ketika ditanya harga
daging oleh Pj. Bupati.
Setelah berkeliling ternyata harga-harga bahan pokok masih
cenderung stabil, mulai cabai, bawang merah, bawang putih, masih stabil. Hanya
saja kentang dan tomat mengalami kenaikan harga, namun tak signifikan.
Usai dari pasar, Pj. Bupati didampingi Camat Ngronggot
Nafhan Tohawi, SH., MM., Kapolsek Ngronggot AKP Sugeng H., Danramil Ngronggot
Kapten Samsul, juga Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ir. Hendro Djoko S,
M.Si., membuka acara Pembinaan Bela Negara dan Sosialisasi Peraturan Presiden
No. 99 Th. 2017 Tentang Gerakan PKK se -Kecamatan Ngronggot Tahun 2018 di
Pendopo Kecamatan Ngronggot.
Dalam sambutannya ini Pj. Bupati berharap para penggerak PKK
tidak golput pada Pilkada mendatang. “Ibu-Ibu penggerak PKK harus bisa
memotivasi warga agar tidak golput saat Pilkada.” Terangnya.
Turut hadir Bapak Nasrullah dari Kantor Perwakilan Bank
Indonesia Cabang Kediri, dan Bapak Edison dari Bulog, serta para Tim
Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Nganjuk.
Reporter : Sofyan
Editor : Ahsannuri






No comments