Meski Polisi Telah Berupaya Mengurai Melalui Jalur Alternatif, Jalur Pringsewu Masih Dilanda Macet
Meski Polisi Telah Berupaya Mengurai Melalui Jalur Alternatif, Jalur Pringsewu Masih dilanda Macet
Kejarfakta.com, Pringsewu-- Kemacetan lalu lintas terjadi di
sejumlah ruas jalan utama di ibukota Kabupaten Pringsewu.
Kemacetan mulai terlihat di hari pertama lebaran sejak sore
hari hingga malam, Kemacetan ini juga kembali terulang pada hari kedua dan
ketiga lebaran hingga malam hari.
Berdasarkan pantauan arus kendaraan baik roda empat maupun
roda dua terlihat padat merayap dimulai dari
bundaran Tugu Bambu, hingga memasuki Jalan Veteran, hal l ini diperparah lagi dengan antrian
kendaraan yang juga terjadi di Jalan KH Ghalib Raya, dan bertemu di simpang lima Tugu Pemuda, hingga
berlanjut ke Jalan A. Yani.
Kemacetan terjadi akibat banyaknya kendaraan warga, baik
warga setempat maupun luar daerah, sebagaimana terlihat dari plat nomor polisi
yang berasal dari luar Provinsi Lampung, seperti A, B, D, F, T, Z, BD, BG, BH,
dan lainnya yang hendak dan pulang dari berlebaran baik dari arah barat
(Tanggamus), timur (Bandar Lampung), dan utara (Lampung Tengah), serta selatan
(Ambarawa) dan semuanya bertemu pada satu simpul di pusat kota Pringsewu.
Meskipun petugas kepolisian setempat berupaya memecah dan
mengurai arus lalu lintas ke sejumlah jalan alternatif seperti melalui ruas
Jalan Nawatama Raya Podomoro menuju simpang Pusri Sidoharjo, untuk kendaraan
menuju arah Bandar Lampung dan Jalan Gotong Royong Sidoharjo menuju arah YPT
dan Jalan Kesehatan Pringkumpul, serta Jalan Pelita Raya untuk kendaraan dari
Bandar Lampung menuju Ambarawa dan Tanggamus, kemacetan masih tetap saja
terjadi.
Selain di pusat kota Pringsewu, kepadatan hingga membuat
arus lalu lintas tersendat juga terjadi di Jalan Raya Pasar Gadingrejo,
Kabupaten Pringsewu.
Meski Polisi Telah Berupaya Mengurai Melalui Jalur Alternatif, Jalur Pringsewu Masih dilanda Macet
Sulaiman, warga kota Metro yang terjebak macet di Pringsewu,
mengatakan perjalanan Wonosobo, Tanggamus hingga Metro, kali ini ditempuh 5
jam, padahal biasanya hanya memakan waktu 2 jam.
Ia berharap, pemerintah daerah setempat sudah mulai
memikirkan pembangunan jalan lingkar dan alternatif di kota Pringsewu. "mengingat kejadian ini terjadi bukan hanya pada saat lebaran saja, namun
terjadi pada hari libur besar lainnya seperti tahun baru, dan terlebih
Kabupaten Pringsewu ini wilayahnya berada di tengah-tengah kabupaten dan kota
lainnya, sehingga siapapun yang akan menuju daerah manapun di wilayah selatan
dan barat Provinsi Lampung harus melalui Kabupaten Pringsewu," jelasnya.
Sementara di sisi lain
sejumlah obyek wisata di Kabupaten Pringsewu, tampak ramai dipenuhi para
pengunjung yang memanfaatkan cuti hari raya. Seperti di Taman Wisata Alam
Telaga Gupit (Mataram), Talang Indah (Pajaresuk), Talang Resort (Ganjaran), dan
Bukit Pangonan (Pajaresuk).
Reporter : Eprizal
Editor : Ahsannuri






No comments