Kuliah Kerja Nyata (KKN) Di Desa Leminggir Mojosari, Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Adakan Pengobatan Gratis
Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mengadakan pengobatan gratis dalam rangka Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Leminggir
Mojokerto Jatim,
Kejarfakta.com – Balai Desa Leminggir pagi ini terlihat ramai dari hari-hari
biasanya. Hal ini dikarenakan Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)
mengadakan pengobatan gratis dalam rangka Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa
Leminggir, Mojosari, Mojokerto.
Kelompok
Kuliah Kerja Nyata 61 yang juga menyebut dirinya “Jagoan Leminggir” ini
beranggotakan 32 orang dari berbagai jurusan dengan Dosen Pembimbing Lapang Drs. Wiyono. MM.
Kegiatan ini
sebagai perwujudan salah satu program kerja divisi kesehatan dan lingkungan dan
juga pengabdian mahasiswa-mahasiswi UMM untuk membantu warga setempat yang
tersebar di tiga dusun yakni Dusun Ngagrok, Turi, dan Lemiring. Ima salah satu
anggota Jagoan Leminggir mengatakan bahwa tujuan mereka juga untuk meringankan
beban masyarakat untuk berobat.
Dimulai dari
pukul 09.00 sampai 12.00 WIB, warga dengan tertib mengantre sejakpukul 08.00.
Bekerjasama dengan Dokter Rizka dari Sidoarjo dan tim medis KKN 60 ngimbangan,
acara ini terlaksana dengan lancar.
Dengan
membawa kupon yang sudah dibagikan langsung door to door oleh anggota Jagoan
Leminggir ke seluruh desa serta fotokopi KTP, warga bisa merasakan fasilitas
pengobatan gratis seputar pengecekan tekanan darah, pemeriksaan dan konsultasi
dengan dokter, pengecekan gula darah, serta obat-obatan.
Warga Desa
Leminggir sangat antusias dengan adanya agenda ini terbukti dengan jumlah
peserta pengobatan yang datang yaitu 73 orang.
Keluhan
warga mayoritas seputar myalgia (pegal-pegal), hipertensi, serta gatal-gatal.
Hal ini disebabkan mata pencaharian warga setempat sebagian besar adalah
petani. Untuk gatal-gatal sendiri disebabkan kurang higenisnya air kran karena
berdekatan dengan wilayah industri.
Ibu Fatimah
selaku peserta mengatakan bahwa senang sekali dengan adanya agenda pengobatan
gratis karena sudah lama tidak ada program seperti ini, beliau menambahkan
meskipun dulu ada acara yang serupa tetap ditarik uang obat sebesar lima puluh
ribu rupiah.
“Antusiasme
warga relatif tinggi, bahkan tim kami menjemput secara langsung dan
mengantarkan pulang karena beberapa tidak bisa berjalan dan terdapat yang patah
tulang. Semoga dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatan kualitas kesehatan
warga Desa Leminggir”, ujar Rahmat selaku penanggung jawab.(red/rls)






No comments