Dua Warga Kabupaten Lambar, Bima dan Yulia Lolos Seleksi JPI
Lampung Barat, Kejarfakta.com – Bima Novian Zurlan dan Yulia
Safitri, asal Kabupaten Lampung Barat masuk dalam deretan 14 nama yang lolos
test tertulis dan wawancara calon peserta Jambore Pemuda Indonesia (JPI) tahun
2018, yang digelar oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Disporta) Provinsi Lampung
tahun 2018.
Novian dan Yulia berhasil lolos dalam seleksi ketat yang
diikuti perwakilan dari seluruh kabupaten/kota se-Lampung, dan akan menjadi
wakil Lampung pada JPI tahun 2018 yang
akan digelar di Kabupaten Bangkabelitung.
Kasi Pemberdayaan Pemuda Asroruddin, Sip., mendampingi
Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Lambar Indra
Kesuma, S.Sos., mengatakan, seleksi dilaksanakan Selasa (28/8) lalu, bertempat
di Aula Dispora Provinsi Lampung.
”Alhamdulillah, dari dua orang yang kita kirim untuk mengikuti seleksi tersebut,
kedua-duanya berhasil lolos tahapan test tertulis dan test wawancara, tentunya
ini suatu kebanggaan bagi Lambar, sebab tidak semua wakil dari seluruh
kabupaten kota bisa lolos, bahkan hanya wakil Lambar dan Pringsewu yang
dua-duanya lolos,” ungkap Asroruddin.
Sementara itu, Bima Novian mengungkapkapkkan, tahap seleksi
cukup ketat yang langsung dinilai oleh tiga orang juri yang berasal dari
Kemenpora RI, Kabid Kepemudaan Provinsi
Lampung dan Purna Prakarya Muda Indonesia. Tahap seleksi yang dilakukan
adalah seleksi tertulis tentang pengetahuan umum, wawasan tentang kepemudaan,
pariwisata dan kebudayaan lampung.
”Untuk seleksi wawancara materinya tentang kepemudaan, budi
pekerti, kewirausahaan dan nasionalisme.Alhamdulillah kami berdua berhasil
lolos dalam kedua tahapan seleksi tersebut,” katanya menjelaskan, seraya
menambahkan, bahwa tahap terakhir adalah unjuk bakat yang juga menjadi point
penting dalam penilaian seleksi ini.
Dalam unjuk bakat tersebut, lanjut Bima, ia bersama Yulia
menampilkan tarian yang berasal dari Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Brak yaitu
Tari Netah Adok dan Tari Sembah Batin. Tari Netah Adok adalah tarian yang
menceritakan Penobatan Sultan Sekala Brak yang Dipertuan XXIII.
”Sedangkan Tari Sembah Batin adalah tari persembahan kepada
Sai Batin Paksi Pak Sekala Brak. Hal ini dilakukan untuk sedikit memperkenalkan
Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Brak melalui tarian. Tentunya dalam proses
seleksi ini bersaing dengan 25 orang peserta lainnya asal kabupaten/kota se
provinsi Lampung dan diambil tujuh pasang putra/i terbaik sesuai hasil
seleksi,” paparnya.
Sekadar diketahui, Bima Novian adalah putra dari bapak
Zurlan dan Ibu Hayani yang berasal dri Jukkuan Kejayaan Pekon Kegeringan
Kepaksian Pernong dibawah naungan Zairil Achmad gelar Raja Teguh. Sementara
Yulia Safitri putri dari bapak Ihsan Sarip dan Ibu Sukarni yang berasal Kebot
Kagungan dibawah naungan Redi Pratama gelar Depati Dewa Kuasa dari Pekon Bakhu
Kepaksian Belunguh.
Ada banyak kriteria yang
harus dipenuhi oleh masing-masing peserta, antara lain peserta berusia
18 hingga 25 tahun dibuktikan dengan akta kelahiran, kemudian sehat jasmani,
rohani dan tidak pernah terlibat penyalahgunaan narkotika dan HIV/AIDS
dibuktikan dengan surat keterangan sehat.
Lalu, memiliki kepribadian yang kuat, moral dan etika yang
baik, rapih dan sopan, belum menikah dibuktikan dengan surat keterangan dari
lurah atau kepala desa, memiliki pengalaman dberaktivitas pada organisasi
kepemudaan, BEM, Pramuka dan OSI, serta criteria lainnya yang ditetapkan oleh
panitia. (rls/*)





No comments