• Breaking News

    Pameran Bursa Inovasi Desa, Pemkab Lambar Diharapkan Mampu Kembangkan Produk-Produk Berpotensi

    Pameran Bursa Inovasi Desa, Pemkab Lambar Diharapkan Mampu Kembangkan Produk-Produk Berpotensi

    Lampung Barat, Balik Bukit, Kejarfakta.com--Pelaksanaan kegiatan pameran oleh Pemerintah Kabupaten Lampung Barat (Lambar) dengan tema Pameran Registrasi Bursa Inovasi Desa di Gedung Serba Guna (GSG) Lambar,13/ 09/18.

    Kegiatan itu memamerkan produk-produk unggulan dari berbagai Pekon (desa) yang dibawa oleh masing-masing Kecamatan Se-Lambar.

    Stand yang bertemakan Produk Ungulan Kawasan Pedesaan yang di wakili  beberapa Kecamatan seperti, Kecamatan Bandar Negeri Suoh (BNS), yang membawa beberapa produk unggulan di Kecamatan itu diantaranya, kripik pisang, rempeyek kacang, telur asin.

    Pameran Bursa Inovasi Desa, Pemkab Lambar Diharapkan Mampu Kembangkan Produk-Produk Berpotensi

    Kecamatan Lumbok Seminung, juga tak ingin ketinggalan denngan memamerkan produk unggulannya seperti,  kopi bubuk, Tupung Tapis (peci tapis), Kecamatan Balik Bukit memamerkan salah satu produk ternama di Kecamatan itu semisal gula aren, rempeyek kacang.

    Kecamatan Batu Berak juga memamerkan kripik pisang, topeng sekura dan kopi bubuk, Kecamatan Sekincau, salah satu hasil budidaya warga yang terkenal seperti telor, puyuh jambu kristal, sementara Kecamatan Sumberjaya memamerkan gula aren, dan masih banyak lagi kecamatan yang menampilkan produk-produk unggulan perkecamatan seperti Kecamatan Kebun Tebu, Kecamatan Pagar Dewa, Kecamatan Gedung Surian dan Air Hitam serta Suoh.

    Dengan digelarnya acara tersebut masyarakat lambar mengenalkan produk-produk unggulan serta kerajinan-kerajinan yang cukup berpotensi guna meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat Lambar khususnya,

    Pameran Bursa Inovasi Desa, Pemkab Lambar Diharapkan Mampu Kembangkan Produk-Produk Berpotensi

    Hal tersebut dijelaskan salah seorang pendamping kegiatan Novita ketika dikonfirmasi Kejarfakta.com di lokasi pameran tersebut. “Dengan diadakannya acara ini bertujuan untuk mengali produk-produk unggulan, di desa-desa yang berupa kerajin, seperti bernuansa budaya seperti topeng sekura, tapis cligum, serta hasil pertanian seperti kopi, gula aren, beras organik dan ada juga yang berupa produk kuliner seperti kripik, rempeyek dan masih banyak lagi produk yang ditampikan dari berbagai desa yang di bawa oleh masing-masing Kecamatan,” jelasnya.

    Novita berharap, dengan banyaknya produk unggulan yang cukup berpotensi meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat itu, pihak Pemerintah mampu mencari trobasan sehingga produk-produk tersebut dapat dikenal dan dipasarkan hingga ke luar Lampung bahkan hingga manca negara.

    Sebab, menurutnya jika produk-produk unggulan tersebut dapat dipasarkan hingga manca daerah bukan hanya perputaran ekonomi warga yang meningkat melainkan income daerahpun akan meningkat.

    “Semoga Pemerintah khusunya dinas Terkait tidak menya-nyiakan potensi-potensi itu,” pungkasnya.

    Reporter     :   Joni Effendi
    Editor          :   Ahsannuri

    No comments

    Post Top Ad