Ujung Pengabdian Pengurus SILAH Periode 2017-2018
Jawa Timur, Kejarfakta.com -- Setelah setahun mengabdikan
diri di Pondok Pesantren Al-Ishlah , sampailah mereka pada penghujung
pengabdian mereka, yaitu ditutupnya agenda Musyawaroh Tahunan (Mustah). Dalam
agenda Mustah ini terdapat rangkaian acara yaitu, Laporan Pertanggungjawaban (LPJ),
Penyerahan Inventaris, dan Garis Besar Program Organisasi (GBPO).
Penutupan acara Mustah yang didahului dengan menyanyikan
lagu Indonesia Raya, Hymne Oh Pondokku, dan Hymne Al- Ishlah, dihadiri oleh
seluruh jajaran Asatidz beserta seluruh Santri Pondok Pesantren Al-Ishlah dan
Mahasiswa STIT, bertempat Gedung Serba Guna (GSG), Senin (10/9/2018).
Seluruh hadirin sangat antusias mengikuti acara penutupan
ini, sambutan pertama oleh Ketua SILAH periode 2017- 2018, dan dilanjutkan oleh
Ketua Majlis Pengasuhan Santri (MPS), Ustadz Ahmad Rastiadi S.Pd.I., yang
sekaligus menutup acara Mustah tahun ini.
Beliau berpesan kepada seluruh santri kelas 5 yang akan
dilantik menjadi pengurus baru untuk selalu bergerak dan bergerak, karena
disetiap pergerakan itu pasti ada barokah.
Ia juga menyampaikan pesan dari, wakil Pimpinan Pondok
Pesantren Al-Ishlah Bondowoso Abi KH. Thoha Yusuf Zakariya, Lc., bahwa acara
ini silahkan ditutup, tapi mengenai pelantikan Pengurus baru untuk menunggu
hingga beliau datang dari Surabaya.
Selain itu Abi Thoha juga berpesan, untuk banyak- banyak
berdoa untuk kesembuhan pimpinan Ponpes Al
Ishlah, Abi KH. Muhammad Ma'shum, yang sedang dirawat di RS Surabaya,
dan memperbanyak doa yang pernah dibacakan oleh Nabi Yunus saat ditelan oleh
paus.
Di peghujung sambutan, Ustadz Rastiadi S.Pd.i., selaku wakil
Majelis Pengasuhan Santri (MPS) Putra, memberikan sebuah maklumat berkenaan
dengan acara menyambut tahun baru hijriah, dengan mengadakan acara TALKSHOW
yang menjadi pembicaranya adalah alumni- alumni yang berkompeten yaitu Ustadz
Rajab sebagai direktur Tazkia Internasional Boarding School, dan Ustadz Habibi
Alumni Universitas Yaman, dengan tema HIJRAH, dan InsyaAllah bertempat di
Gedung Serba Guna (GSG). (red/rls)





No comments