• Breaking News

    Dinsos Lampung Barat Ikuti Kegiatan Penguatan Kapasitas Pendampingan Bantuan Sosial Pangan di Batam-Kepri


    Batam, Kejarfakta.com -- Dalam rangka membangun sinergitas dalam proses penyaluran bantuan sosial secara cepat, tepat, dan akurat, Dinas Sosial Kabupaten Lampung Barat mengikuti kegiatan Penguatan Kapasitas pendampingan bantuan sosial pangan, yang di gelar tanggal 17 hingga 20 Oktober 2018.

    Acara yang dibuka oleh Menteri Sosial RI tersebut digelar di Batam Kepulauan Riau. Kegiatan ini digelar oleh Direktorat Penanganan Fakir Miskin Perdesaan Kementerian Sosial RI dan dihadiri oleh 11 Kepala Dinas di Wilayah I (Jawa Barat dan Sumatra), 181 Kepala Dinas Kabupaten/Kota, se-wilayah Jawa Barat dan Sumatera, 181 orang supervisor dan 181 peserta Admin SIKS NG Kabupaten/Kota se-Wilayah I Jawa Barat dan Sumatera.


    Dinas Sosial Kabupaten Lampung Barat yang mendapatkan penghargaan Nasional kabupaten tercepat dalam pelaksanaan Verifikasi dan Validasi Data Rastra tahun 2017 tersebut diwakili 3 utusan  yakni, Kadis Sosial yang diwakili Sekretaris Dinas M. Danang Harisuseno,, S.Ag.MH., selaku Sekretaris Tim Koordinasi Kabupaten, Kasi Penanggulangan Fakir Miskin Darwin Hasni,SE., selaku Fasilitator Kabupaten, dan Yeni Umi Kholifah selaku Operator SIKS NG.

    Menteri RI, DR. Agus Gumiwang Kartasasmita, M.Si, dalam sambutannya mengatakan, bahwa dalam rangka menyikapi perkembangan zaman saat ini, program pemerintah yang digulirkan perlu dilaksanakan dan diproses secara cepat, tepat dan akurat.

    Terkait program penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang saat ini mulai akan digulirkan, Agus Gumiwang yang juga mantan anggota DPR RI Fraksi Golkar tersebut mengatakan, bahwa program baru yang digulirkan tersebut merupakan suatu solusi yang diambil pemerintah demi perbaikan proses penyaluran bantuan yang lebih baik dimasa mendatang.

    “Saat program itu masih bernama Rastra, banyak sekali permasalahan yang timbul, insya Allah dengan melalui sistem SIKS NG yang akan diberlakukan, akan meminimalisir permasalahan yang akan terjadi," katanya.


    Sementara Dirjen Penanganan Fakir Miskin Perdesaan Kementerian Sosial RI, Andi Bulung dalam laporannya mengatakan, bahwa seiring dengan makin bertambahnya besaran bantuan yang diluncurkan oleh pemerintah khususnya kementerian sosial RI, perlu kiranya adanya pendampingan proses pendistribusian bantuan sosial sehingga prigram tersebut tepat waktu dan tepat sasaran.

    M. Danang Harisuseno, selaku wakil Lampung Barat dalam kegiatan tersebut saat dihubungi awak media melalui telepon seluler mengatakan, bahwa untuk tahun anggaran 2018 program bantuan untuk masyarakat miskin di Lampung Barat masih berbentuk Rastra, dimana bantuan yg diberikan masih berbentuk beras.

    “Mulai tahun anggaran 2019 nanti polanya akan dirubah dalam bentuk Bantuan Pangan Non Tunai, dimana bantuan akan diberikan kepada penerima sasaran berbentuk uang dan ditransfer langsung melalui rekening yang bersangkutan," Kata Danang.


    Sementara Darwin Hasni selaku kasi penanggulangan fakir miskin Lampung Barat menambahkan, bahwa saat ini jumlah keluarga penerima manfaat Kabupaten Lampung Barat berjumlah 20.792 KPM orang yang tersebar di 15 kecamatan.

    Acara yang digelar selama 4 hari tersebut disajikan beberapa materi diantaranya kebijakan penanganan fakir miskin, penguatan dan realisasi proses bansos pangan, pengawasan dan pengendalian bansos pangan, kebijakan umum kementerian sosial RI, penguatan dan pengawasan internal bansos pangan, dan pendataan yang akurat dalam verifali untuk bantuan pangan. (red/rls)

    No comments

    Post Top Ad