• Breaking News

    H. Achmad Gunawan : Pentingnya Politik Santun dan jiwa kebersamaan, demi terciptanya Pemilu Damai tanpa HOAX

    H. Achmad Gunawan ketua DPRD kota Cimahi.(2014-2019)

    Cimahi, Kejarfakta.com -- Jelang penyelenggaraan pesta Demokrasi Rakyat yang seyogyanya akan dilaksanakan 17 April 2019 yang akan datang, kini tampak suasananya di berbagai daerah mulai terasa menghangat, terlebih pasca adanya penetapan Daftar Calon Tetap (DCT) khususnya Calon Anggota  Legislatif (CALEG) oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD).

    Hal ini tentunya disikapi oleh berbagai Organisasi Politik baik yang lama maupun yang baru, dengan berlomba-lomba melakukan giat-giat positif seperti melakukan kordinasi antar calon satu daerah pemilihan (dapil) yang diprakarsai oleh ketua BAPPILU ditingkat Kabupaten/kota, penganjuran sosialisasi personil untuk masing-masing calon, perancangan strategi pemenangan di masing-masing dapil, sampai dengan tahapan arahan pemasangan alat propaganda di tiap wilayah dapilnya masing-masing, terlebih untuk Pilpres terkait  giat-giat tim pendukungan pun perlu untuk terus dikedepankan baik itu dalam hal persamaan persepsi maupun gerak kerjanya. Hal ini diungkapkan oleh ketua tim pemenangan  Pilpres Kota Cimahi untuk Paslon nomor urut 1 H. Achmad Gunawan, dirumah kediamannya kepada Kejarfakta.com beberapa waktu lalu.

    Lebih lanjut Ahmad Gunawan menyatakan, bahwa pihaknya sudah melakukan himbauan khususnya kepada seluruh kader dan simpatisan dari partai PDI-P kota Cimahi, umumnya kepada sembilan partai pendukung dan pengusung Paslon "Jokowi-maruf Amin" untuk segera memulai melaksanakan sosialisasi program dan pendukungannya terhadap Paslon nomor urut 1 disamping pelaksanaan pesosialisasian pencalegan-pencalegan dari masing-masing para calon anggota legislatifnya yang akan maju dalam bursa Pesta Demokrasi Rakyat Pileg' 2019.

    "Hal ini penting mengingat waktu pelaksanaan untuk Pileg dan Pilpres 2019 tersebut sudah kian mendekat, selain itu terkait kerja sama timses memang perlu untuk digaris-bawahi, khususnya untuk partai-partai pengusung dan pendukungan paslon "Jokowi-Maruf Amin" dipandang perlu untuk sedini mungkin guna melakukan penyamaan persepsi dalam mensosialsasikannya, agar tidak terjadi chaos dalam pelaksanaannya dilapangan. "Dalam artian mampu bersosialisasi secara positif, dengan tetap mengedepankan Politik Santun dan Pencitraan yang Positif, tanpa HOAX dan ujaran kebencian terlebih yang mengarah kepada Provokasi," pungkasnya.

    Hal senada disampaikan pula oleh ketua Yayasan Lembaga Fakta Hukum Indonesia, Budiyono Hartanto kepada Kejarfakta.com menyatakan, bahwa apa yang telah dikemukakan oleh bapak H. Achmad Gunawan tersebut, layak untuk mendapatkan aspresiasi dan pendukungan bukan saja dari para kader simpatisan para partai pendukung saja, akan tetapi dari seluruh masyarakat luas terutama dalam menyikapi proses pelaksanaan Pemilu nantinya dengan tetap mengedepankan prinsip "Santun dalam berucap bijak dalam bersikap, demi terlaksananya pemilu damai 2019," terangnya.

    Reporter : Alan Blasandhytio
    Editor       : Eko Setio

    No comments

    Post Top Ad