Kado Terindah Buat Banser dari Bupati Lampung Barat di Hari Santri Nasional
Lampung Barat, Kejarfakta.com -- Nailul Akmal salah seorang Satkoryon Banser Lampung Barat, mendapatkan hadiah Umroh dari Bupati Lampung Barat pada acara Upacara Hari Santri Tingkat Kabupaten Lampung Barat Senin (22/10/2018).
Nailul Akmal (25) tenanga Honorer di lembaga pendidikan Raodlotus Sholihin mengatakan, bahwa tidak pernah menduga dan tidak menyangka akan berangkat umroh.Alhamdullilah ini berkah dari allah dan rijki saya di hari Santri melalui pak bupati bisa menunaikan ibadah ke tanah suci " ujarnya.
Acara yg dilaksanakan di Lapangan Yayasan Pendidikan Roudlotus Solihin Pekon Gunung Terang Kecamatan Air Hitam tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus yang juga selaku Mustasyar NU.
Selain Bupati Lambar ikut serta Ketua DPRD Edi Novial, S.Kom,Kasdim 0422 Lambar, Unsur Forkopimda, Sejumlah Kepala OPD, Ketua NU Hi.M.Danang Harisuseno,S.Ag.MH,, Ketua Baznas Inharuddin beserta jajaran, Para Kyai dan ribuan Satri se-Lampung Barat.
Dalam Amanatnya Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menyampaikan bahwa "Sejarah membuktikan bahwa para santri bersama pejuang lainnya mempunyai peran yang sangat penting dalam merebut kembali kedaulatan negara Republik Indonesia. Mereka yang ikut berjuang dan mempunyai peran dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan RI antara lain: KH. Hasyim asy’ari (NU), KH. Ahmad dahlan (Muhammadiyah), A. Hasan (Persis), Abdul rahman (Matlaul anwar), Ahmad soorhati (Al-irsyad),"pungkasnya.
Selanjutnya berdasarkan Kepres No.22 Tahun 2015 yang menetapkan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional oleh Presiden Joko Widodo pada tahun 2015 merupakan penghargaan sekaligus untuk mengingat, mengapresiasi peran historis para kyai dan santri dalam memperjuangkan dan mempertahankan NKRI.
"Santri tidak terbatas belajar ilmu agama saja, namun ilmu pengetahuan umum, sains dan teknologi harus menjadi pelengkap yang harus dimiliki para santri, hal penting untuk mengikuti dan mengetahui perkembangan zaman, dengan tujuan pengetahuan para santri akan lebih komplit, jangan sampai ketinggalan dan harus mampu mandiri dan memberikan harapan baru bagi kebangkitan ekonomi umat melalui etika dan ajaran yang selama ini di terapkan kaum santri yaitu kejujuran, amanah, profesionalisme, dan rasa tanggung jawab",jelasnya
Selanjutnya Parosil berharap kepada para santri untuk dapat membangkitkan peradaban bangsa dengan menerapkan nilai-nilai kepesantrenan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga para santri khususnya yang berada di wilayah Kabupaten Lampung Barat menjadi santri-santri yang benar-benar dapat diandalkan yaitu santri yang berkarakter, islami sekaligus ahli sunnah waljama'ah.
"Negeri ini akan aman dan damai apabila ulama, santri dan pemerintah senantiasa bersatu bergandengan tangan untuk membangun Lampung Barat menjadi daerah yang Baldatun Thoyibatun Warobbu Ghofur,"ucapnya.
Selain mengumrohkan Komandan upacara, Parosil Juga memberangkatkan tiga orang santri peserta upacara melakukan jiarah kebangsaan bersama rombongan Bupati dan para tokoh masyarakat ke makan Bungkarno." Saya juga minta tiga orang santri maju, kalau bisa menjawab pertanyaan, nanti ikut pak bupati jiarah kebangsaan ke Makan Bung Karno," kata Bupati.
Selain memberangkatkan peserta umroh, Bupati juga memberangkatkan peserta 3 orang untuk wisata kebangsaan ziarah Makam Bung Karno dan para Auliya lainnya yaitu Iqbal idris (18) bersama dua temannya. (red/rls)






No comments