Warga Waringinsari Timur Kecamatan Adiluwih Tewas Tersengat Listrik, Polisi Cek TKP dan Korban
Tanggamus, Kejarfakta.com -- Sarwono (40) warga Rt. 019 Rw.
05 Pekon Waringinsari Timur Kecamatan Adiluwih Kabupaten Pringsewu meninggal
dunia akibat tersengat listrik, kemarin, Minggu (21/10/2018) siang.
Hal itu diketahui setelah anggota Polsek Sukoharjo Polres
Tanggamus melakukan pengecekan TKP tersengatnya Sarwono di teras rumah Sudirman
warga Pekon Waringinsari Barat kecamatan Sukoharjo, serta hasil pemeriksaan
fisik korban oleh Dokter Puskesmas Sukoharjo Dr. Rinto.
"Dari hasil pemeriksaan TKP ditemukan kabel penyebab
korban tersengat listrik dan keterangan medis serta terlihat fisik korban
terdapat luka bakar di perut sebelah kiri dan luka lecet kaki sebelah
kiri," kata Kapolsek Sukoharjo AKP Wahidin mewakili Kapolres Tanggamus
AKBP I Made Rasma, SIK. M.Si di Polres Tanggamus, Senin (22/10/2018) pagi.
Lanjutnya, tindakan kepolisian selain pengecekan TKP dan
Korban, Polsek Sukoharjo juga berkoordinasi dengan pihak terkait, meminta
keterangan dan pengumpulan bahan keterangan saksi-saksi dan mengamankan barang
bukti berupa gulungan kabel PLN.
AKP Wahidin menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi-saksi,
kejadian bermula ketika korban bersama rekannya Marsidi (50) sedang mengangkut
pupuk yang terletak di teras rumah Sudirman (36), kemudian di dekat tumpukan
pupuk kandang tersebut ada 3 gulungan kabel jalur listrik PLN yang sedang dalam
tahap pembuatan jalur baru pengganti kabel jalur yang lama, diduga kabel PLN
teraliri listrik.
"korban akan mengambil pupuk kandang yang sudah
dibelinya diteras rumah Sudirman warga Rt. 02 Rw. 05 Pekon Waringinsari Barat
Kecamatan Sukoharjo Pringsewu, ketika korban mencoba mengangkat karung pupuk
secara tidak sengaja mengenai gulungan kabel milik PLN dan salah satu gulungan
kabel tersebut jatuh dan menimpa kaki hingga perut korban, mengakibatkan luka
bakar di perut sebelah kiri dan luka lecet di kaki sebelah kiri,"
jelasnya.
Ditambahkan AKP Wahidin, berdasarkan konfirmasi dari petugas
PLN gulungan kabel tersebut belum teraliri listrik karena baru tahap
pemasangan, namun diduga kemungkinan kabel menempel di salah satu kabel yang
sudah teraliri aliran listrik sehingga gulungan kabel yang menimpa korban
tersebut ada aliran listrik.
"Adanya Gulungan kabel PLN tersebut dikarenakan masih
adanya pengerjaan pemasangan kabel Jalur pengganti jalur yang lama dilokasi
tersebut," ujarnya.
Setelah dilakukan Visum di Puskesmas Sukoharjo korban di
bawa pulang ke rumah korban di Pekon Waringin Sari Timur Kecamatan Adiluwih
Pringsewu guna pemakaman.
"Untuk Sementara pihak korban menyatakan akan
berkoordinasi dengan keluarga besar mengenai langkah yang akan ditempuh
selanjutnya baik menuntut secara hukum atau pun menerima kejadian tersebut
sebagai musibah," tandasnnya.
Sementara Supervisor teknik PLN cabang
Pringsewu Imam Supraditio mewakili kepala Cabang PLN Pringsewu Boy
Sidabalok mengatakan memang benar ada pekerjaan tetapi bukan perbaikan
melainkan ada pemasangan jaringan yang lama dan diperbaharui dan saya nyatakan
ini murni karena kecelakaan dan di sana petugas yang mengamankan jaringan yang
belum aktif yang diamankan oleh petugas dan itu bukan pekerjaan PLN
melainkan pekerjaan pihak ke tiga Vendor, belum diserahterimakan ke PLN
Pringsewu.
"belum diserahterimakan ke PLN jadi pemasangan jaringan
tersebut belum milik PLN karena pekerjaan masih milik vendor atau pihak ke
tiga" kata Imam Supraditio di ruang kerjanya, Senin (22/10/18) pagi.
Menurut Imam Supraditio, langkah-langkah yang diambil PLN
Pringsewu, dari kemarin sudah datang ke sana begitu ada telepon dari warga
Waringinsari Barat.
"kita datang ke sana untuk melihat kebenaran tentang
kejadian tersebut. Kami mengamankan gardu dan mematikan arus di tempat
tersebut ya kami mengambil keputusan dimatikan listriknya," jelasnya.
Selaian itu, Petugas sudah membawa korban ke puskesmas dan
sampai saat ini kami belum mengetahui siapa nama korban dan keadaannya seperti
apa.
Ditambahkan Imam, PLN ingin masalah tersebut diselesaikan
dengan secara kekeluargaan dan kami juga sudah menyampaikan kepada keluarganya
dan kami sudah menemui Kepala Pekon Waringin Sari Barat Woto Siswoyo dan Kepala
Pekon Waringun Sari Timur Mustofa.
"Untuk komunikasi dari warganya Insyaallah ada
itikad baik untuk menyelesaikan secara kekeluargaan. Rencananya hari ini
kami PLN dan bersama vendor pihak ketiga ditemani oleh Kepala Pekon Ali Mustofa
guna menyelesaikan secara kekeluargaan mudah mudaham ini bisa diselesaikan
secara kekeluargaan," tandasnya.
Reporter : Efrizal
Editor : Eko Setio






No comments