Polres Lampung Barat Gelar Latpra Ops Waspada Krakatau 2018
Kapolres Lampung Barat AKBP Doni Wahyudi,S.Ik., bersama Waka Polres Kompol Riza,SH.MH., Dalam Kegiatan Latpra Ops Waspada Krakatau 2018
Lampung Barat, Kejarfakta.com -- Untuk menciptakan situasi yang kondusif Polres
Lampung Barat bersama Polsek Jajarannya
menggelar Latpra Ops Waspada Krakatau 2018 dengan mengusung tema “ Kita
Tingkatkan Kemampuan Dan Profesionalisme Personil Polres Lampung Barat Dan
Jajaran Dalam Rangka Gakkum Terhadap Ancaman Teror Bom, Penyalahgunaan Senpi
Ilegal Dan Bahan Peledak Menjelang Natal 2018 Dan Tahun Baru 2019 Demi
Terciptanya Situasi Yang Kondusif Diwilayah Hukum Polres Lampung Barat ”.
Kegiatan
yang di pimpin langsung oleh Kapolres Lampung Barat AKBP Doni Wahyudi,S.Ik.,
bersama Waka Polres Kompol Riza,SH.MH., dan di hadiri Kabag Ops, Para Kasat,
Kapolsek, kanit, kasi dan anggota yang terlibat operasi waspada Krakatau 2018
yang di gelar di aula Partisarawirya Polres Lambar pada kamis (15/11/18) pukul
09.00 wib.
Dalam arahan
kapolres Lampung Barat AKBP Doni Wahyudi,S.Ik., menyampaikan, Pada kegiatan
operasi yang di laksanakan selama 14 hari terhitung mulai tanggal 15 - 28
November 2018 dengan sasaran ancaman teror bom, penyalahgunaan senpi ilegal dan
bahan peledak.
otomatis di
sini ada Satgas-Satgas yang sudah terbentuk dari Satgas 1 sampai 4, pertama
dari sagas 1 sat Intelkam, kedua Sat Reskrim, ketiga Sat Sabhara dan terakhir
pengawasan personil dengan pelaksanaan kegiatan yang dilaksanakan oleh anggota
sehingga tetap berpegang dengan aturan yang ada yang di awasi dari propam,” terang
Kapolres.
kegiatan
waspada Krakatau 2018 ini personel yang dilibatkan kurang lebih 33 anggota dan
didukung dengan anggaran yang sudah ada. operasi ini kita laksanakan sebagai
Cipta kondisi terkait dengan agenda-agenda secara nasional. terkait dengan
pelaksanaan kegiatan operasi juga kegiatan kegiatan rutin yang setiap hari kita
laksanakan oleh satuan fungsi yang ada dan Polsek jajaran.
terkait
dengan pelaksanaan keamanan dari pada situasi di wilayah masing-masing sehingga
dibentuklah operasi dalam kegiatan operasi ini terfokus ada TO yang ada baik
orang, tempat, dan barang.
mudah-mudahan TO yang sudah kita targetkan tersebut
bisa terungkap.
Terkait
dengan barang seperti senjata api dan bahan peledak yang nantinya bisa sebagai
suatu ancaman Teror otomatis barang-barang tersebut kemungkinan ada di
wilayah-wilayah.
Saya minta
agar anggota yang terlibat dalam kegiatan operasi tersebut untuk melaksanakan
tugas dengan sebaik-baiknya, karena selain merupakan tugas, juga ada anggaran
yang harus di pertanggung jawabkan.
Sehingga upaya polisi dalam menciptakan
kamtibmas dan penegakan hokum dalam penanggulangan segala bentuk kriminalitas
dan masyarakat dapat memberikan informasi yang akurat terutama tentang teror
bom, senpi dan handak yang dapat menggangu kamtibmas di wilayah kita,” tutup
Kapolres. (red/rls)






No comments