"Pencak Silat Sang Gubernur ", Ahirnya Status Bandara Radin Inten II Menjadi Bandara Internasional.
Foto : Net
Bandar Lampung, Kejarfakta.com --Selamat...selamat...selamat. Ini saya tujukan kepada Pemprov Lampung.
Terutama Gubernur M. Ridho Ficardo.
Berkat kerja keras dan cerdas mereka, akhirnya pemerintah pusat
menyetujui Bandara Radin Inten II, Natar, Lampung Selatan menjadi bandara
internasional.
Saya mendapatkan informasi naiknya status bandara terbesar di Lampung
ini dari Bang IB Ilham Malik dalam postingannya di Facebook pagi ini (25/12).
Di wall Facebook pengamat transportasi Lampung itu terdapat foto
secarik kertas Surat Keputusan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang
memutuskan status Bandara Radin Inten II menjadi bandara internasional.
Saat melihat postingan itu saya turut berbahagia. Sebab, saya yakin
akan banyak manfaat ke depan bagi provinsi ini ketika status Bandara Raden
Inten II menjadi internasional.
Dengan status internasional itu, nantinya wisatawan manca negara bisa
langsung ke Lampung tanpa melalui Bandara Soekarno-Hatta (Soetta)
Kita pun demikian. Ke depan kita berkunjung ke luar negeri juga tak
perlu harus melalui Cengkareng.
Terpenting menurut saya, ini akan menjadi awal embarkasi haji Lampung.
Ya, dengan status ini, ke depan umat muslim yang akan melaksanakan umrah
ataupun haji bisa langsung menuju tanah suci dari Lampung. Tak perlu lagi
transit ke Bandara Soetta atau Halim Perdana Kusumah.
Saya sedikit banyak tahu perjuangan Pemprov Lampung dalam
memperjuangkan status internasional ini. Saya mengikutinya saat masih menjadi
jurnalis di Radar Lampung.
Dalam memperjuangkan status internasional ini, Pemprov Lampung sejak
2014 telah mengelontorkan uang APBD hingga Rp400-an miliar untuk pembangunan
Bandara Radin Inten II.
Selain itu, beragam jurus "pencak silat" juga diperagakan
pemprov di pemerintah pusat agar status bandara ini bisa internasional.
Namun, jurus "pencak silat" punggawa-punggawa pemprov kala
itu tidak berhasil. Meskipun diusulkan berulang kali, Kemenhub selalu tidak
menyetujui Bandara Radin Inten II menjadi bandara internasional.
Kondisi ini memaksa Gubernur M. Ridho Ficardo yang "berpencak
silat". Entah jurus apa yang dipakainya sehingga bisa menaklukkan hati
Presiden Jokowi saat kunjungan ke Lampung belum lama ini.
Lobinya berhasil meluluhkan hati Jokowi hingga akhirnya memerintahkan
Kemenhub menyetujui usulan Pemprov Lampung agar bandara Radin Inten II menjadi
Bandara Internasional.
Selamat Pemprov Lampung. Selamat Pak Gubernur. Selamat warga Lampung!!!
(*)
Oleh: Wirahadikusumah





No comments