Agar Bisa Pantau Secara Langsung, Menteri ESDM Minta Pos Pengamatan Gunung Bromo Dipindah
Jakarta, Kejarfakta.com - Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM)
Ignasius Jonan meminta agar Pos Pengamatan Gunungapi (PGA) Bromo, yang terletak
di, Dusun Cemoro Lawang, Desa Ngadisari, Probolinggo, Provinsi Jawa Timur, dipindah
lokasinya.
“Gedung saya minta dipindah lokasinya karena (saat ini posisinya) di
bawah dipindah ke atas, sehingga para petugas yang di pos pengamatan gunungapi
dapat melihat langsung,” pinta Jonan saat meninjau PGA Bromo, Selasa (8/1)
pagi.
Dengan dipindah ke atas, menurut Menteri ESDM, para petugas yang di pos
pengamatan gunungapi dapat melihat langsung rekaman aktivitas gunung, baik
deformasi, seismik dan sebagainya. Saat ini, jika ingin melakukan pengamatan
secara visual harus mendaki bukit terlebih dahulu.
PGA Bromo yang berada pada ketinggian 2.275 meter di atas permukaan
laut ini merupakan pos pengamatan gunung tertinggi yang ada di Indonesia. Dari
Pos Pengamatan dilakukan pengamatan secara visual, seismik dan deformasi.
“Semua peralatan pemantauan berfungsi dengan baik. Aktivitas
vulkanisnya tidak ada yang mengkhawatirkan, dilihat dari data-datanya, baik
analog maupun digital,” ujar Jonan.
Saat ini status aktivitas Gunung Bromo berada pada Level II (Waspada),
dimana masyarakat/pengunjung/wisatawan/pendaki tidak diperbolehkan memasuki
kawasan dalam radius 1 kilo meter dari kawah aktif Gunung Bromo.
“Kalau kawah, radius 1 kilo meter tidak boleh dimasuki. Boleh hanya
untuk petugas vulkanologi, kalau bukan petugas dari Badan Geologi diminta untuk
tidak masuk. Dikhawatirkan masyarakat umum pengetahuannya kurang bagaimana
mengatasi safety apabila terjadi apa-apa,” terang Jonan.
Aktivitas Gunung Bromo dipantau terus menerus oleh 4 orang petugas
pengamat gunungapi yang bekerja secara bergantian. Terkait pengamatan visual,
Jonan menginstruksikan agar pos pemantau dipindah ke lokasi yang lebih tinggi,
hal ini dilakukan agar dapat melakukan pengamatan visual secara langsung. Saat
ini, jika ingin melakukan pengamatan secara visual harus mendaki bukit terlebih
dahulu.
Gunungapi Bromo Secara administratif terletak di 4 kabupaten di
provinsi Jawa Timur yaitu Kabupaten Probolinggo di sebelah utara, Kabupaten
Malang di sebelah Selatan, Kabupaten Lumajang di sebelah timur dan Kabupaten
Pasuruan di sebelah Barat.
Gunung ini merupakan gunungapi aktif bertipe kerucut slinder dalam
kaldera dengan ketinggian 2.329 meter di atas permukaan laut. Kerucut ini
tercatat sebagai salah satu gunung api yang sering mengalami erupsi dari 129
gunung api aktif di Indonesia. (Humas Kementerian ESDM)





No comments