• Breaking News

    Gara-Gara Salah Paham Petugas Pom Bensin ini Dikeroyok, Kedua Belah Pihak Sudah Berdamai


    Lambar, Kejarfakta.com -- Pengeroyokan terjadi terhadap operator Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kembahang, Kecamatan Batu Brak, yang dilakukan oleh orang yang tak dikenal, Minggu (27/1/2019) sekitar pukul 16.30 Wib.

    Dari informasi yang diterima kejarfakta dilapangan, sekitar pukul 16.30  Wib, operator SPBU kembahang atas nama Zarhadi dan Firda melakukan aktivitas seperti biasa. Beberapa menit kemudian datang lah mobil Sigra warna silver dengan nopol BE 1873 CR  minta untuk diisikan BBM dengan memberi uang Rp200 ribu.

    Kemudian di isilah Rp200 ribu. Setelah selesai diisi si pengendara mobil tersebut kemudian meminta pengembalian Rp50.000. Akhirnya terjadi cek cok yg berujung pengeroyokan yang dilakukan pengendara mobil Sigra kepada ke dua Operator SPBU kembahang, dan dipisah oleh orang- orang yang waktu itu ada di SPBU.

    Kemudian sekitar lebih kurang pukul 16.35 Wib, pengendara mobil Sigra meninggal kan SPBU berjalan ke arah Bandar Lampung.

    Dengan sigap atas laporan dari warga, Babinsa Serda Batu Brak, Muflikhin berkoordinasi Babinkamtibmas Brigpol Sianipar, dan kemudian berkoordinasi dengan Polsek Belalau untuk melakukan penghadangan Mobil Sigra, dan berhasil ditangkap sekitar pukul 17.15 Wib.

    Kapolsek Belalu, Kompol Suharjono, SH., saat dihubungi kejarfakta.com melalui telepon selulernya membenarkan bahwa telah terjadi pengeroyokan terhadap operator SPBU oleh pengendara Mobil Sigra Silver.

    Menurut kapolsek, kedua belah pihak hanya salah paham mengenai pembayaran saja. Keduanya sudah di pertemukan, dan dimintai keterangan apa titik permasalahannya sehingga terjadi pemukulan. “Mereka hanya salah paham mengenai pembayaran saja mas, keduanya sudah kami pertemukan di Polsek Belalau. Kini masalahnya sudah selesai, dan keduanya belah pihak sudah berdamai,” ujarnya singkat. (red)

    No comments

    Post Top Ad