Kunjungi Kementerian Desa, Gusnan Tindaklanjuti MoU Pengembangan Jagung
Bengkulu Selatan,Kejarfakta.com -- Pelaksana tugas Bupati
Bengkulu Selatan, Gusnan Mulyadi mengunjungi Kantor Kementerian Desa dan PDTT
RI, Selasa (15/01/2019). Kunjungan ini dalam rangka tindaklanjut MoU
pengembangan program Prukades yang ditandatangani bersama Menteri Desa, Eko
Putro Sandjojo, PT HEXA, dan Plt Bupati Bengkulu Selatan beberapa waktu lalu.
Dalam pertemuan tersebut, ikut serta pula Kepala Dinas
Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Bengkulu Selatan, Siswanto.
"Ya, kita mengadakan rapat kecil dengan direktur
Pembangunan Kawasan Perdesaan (PKP), dan pihak PT. Hexa, sebagai upaya terusan
pengembangan pengembangan program Prukades, khususnya jagung," terang Gusnan, ketika dihubungi, Selasa (15/01/2019).
Pertemuan digelar di ruang kerja Eko Sriharyanto, Direktur
Pengembangan Kerjasama dan Pengembangan Kapasitas Kemendesa RI dengan membahas
program Prukades yang saat ini tengah dikembangkan di Kabupaten Bengkulu
Selatan.
Seperti yang diketahui, terang Gusnan, saat ini pemerintah
daerah tengah menggalakkan beberapa program Prukades yakni pengembangan
budidaya patin, jagung dan padi.
"Kita bersyukur, pihak kementerian siap mensupport
program yang tengah kita coba upayakan ini," ujar Gusnan.
Lanjut Gusnan, khusus untuk jagung, kita sangat serius
menggarap program ini dengan harapan jagung dapat menjadi salah satu komoditi
unggulan daerah.
Sebagai mana pengembangan jagung ini mulai digagas oleh
Gusnan ditahun 2017 dengan kebun jagung percontohan petani dan Koperasi Duta
Tani dan dilanjutkan di tahun 2018
kemarin sehingga kabupaten Bengkulu Selatan menjadi kabupaten terluas menanam
jagung di Provinsi Bengkulu.
"Kenapa jagung? Jagung adalah komiditi potensial untuk
dikembangkan ditengah harga komoditas lain yang tengah anjlok saat ini.
Ditambah dengan ketersediaan lahan tentunya, dan ini sudah pernah kita coba
pada tahun sebelumnya, juga ketersediaan alsintan yang sudah cukup memadai,
untuk mendorong program ini," imbuhnya.
Sementara itu, pihak PT. HEXA sebagai perusahaan pengolah
jagung sudah siap untuk bekerja sama sepenuhnya dengan pemerintah daerah
sebagaimana kesepakatan yang tertuang dalam MoU kerjasama dengan pihak
Kemendesa.
"Mereka (pihak PT. HEXA) akan segera ke Bengkulu, untuk
mengecek kesiapan fasilitas, mengadakan meeting marathon dengan pihak perbankan
dan Pemerintah Daerah, sekaligus meninjau lokasi lahan di Bengkulu Selatan,"
ungkap Gusnan.
Lanjut Gundul, panggilan akrab Gusnan, Untuk turut mendorong
suksesnya program pro rakyat dan mendorong ekonomi produktif masyarakat ini,
maka tidak ada pilihan seluruh ternak kaki 4 harus segera ditertibkan di
seluruh wilayah Bengkulu Selatan. (Adv/Asiun)







No comments