Petani Milenial: Lahan Rawa, Siapa Takut?
Jakarta, Kejarfakta.com
-- Lahan rawa siapa takut? Hal itu yang disampaikan oleh Petani Milenial
saat bediskusil dan berkoordinasi dengan Tim Selamatkan Rawa Sejahterakan
Petani (SERASI) Badan Penyuluhan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP)
Kementerian Pertanian, di Desa Tajau Landung, Kab. Banjar, Kalimantan Selatan
(Sabtu,5/12/2019).
“Kami siap turun ke rawa, dan mengubah paradigma tentang
lahan rawa,” ujar Rifan dari Kelompoktani {Poktan) Tani Membangun. Selama ini
kita hanya tanam 1 kali setiap tahun, tapi dengan dukungan total dari
Kementerian Pertanian, kita yakin bisa buat 2 kali tanam. “Kami tidak takut,
dan siap turun ke lahan rawa bersama seluruh petani , dan siap memperkuar
kelembagaan petani, melalui Kelompok Usaha Bersama, “ lanjut Rifan kompak
bersama petani milenial lainnya.
Di tempat terpisah, Kepala Pusat Pelatihan Pertanian,
Kementerian Pertanian, Bustanul Arifin Caya menyampaikan, bahwa disamping
melaksankan kegiatan menjaring dan mengidentifikasi potensi petani milenial di
Provinsi Kalimantan Selatan, khususnya di Desa Tajau Landung dan Keliling
Benteng Ilir, Kabupaten Banjar, kami juga menyiapkan pelatihan, baik itu
pelatihan teknis maupun pelatihan alat mesin pertanian kepada petani milenial.
“Sampai hari ini sudah ada 250 orang petani, milenial dari dua desa tersebut
yang siap untuk mengikuti pelatihan,” ujar Bustanul.
“Selain meningkatkan kompetensi SDM nya, kami juga akan
mempekuat Kelembagaan Petani di wilayah tersebut, melalui pembentukan Kelompok
Usaha Bersama (KUB) sebagai cikal bakal Korporasi nantinya,” lanjut Bustanul.
Menurut Bustanul, pada tahun 2019 ini, Kementerian siap untuk melatih 20 ribu
petani milenial dan 15 ribu tenaga kerja sektor pertanian untuk disertifikasi
bekerjasama dengan Badan Nasional Sertifikasi Nasional (BNSP).
Semua kegiatan pelatihan akan dilaksanakan oleh Balai-Balai
Pelatihan Kementerian Pertanian yang telah terakreditasi dan Lembaga
Sertifikasi Profesi (LSP) Pertanian Kementerian Pertanian. (HSDM/red)





No comments