Wisata Alam di Hutan Batam (Bag 1 )
Batam, Kejarfakta.com -- Sudah banyak yang tahu Batam
memiliki obyek wisata yang tersebar di penjuru pulau batam dan pulau
sekitarnya. Yang terbanyak adalah wisata tepi pantai dengan adanya resort mewah
di Nongsa sampai pantai-pantai yang dikelola penduduk kampung sekitar pantai.
Namun sebenarnya
Batam memiliki potensi wisata alam lain yakni, berupa wisata alam di hutan dan
baru sebagian kecil yang dikelola untuk wisata alam dan saat ini penglolaannya
masih terkesan belum optimal.
Potensi wisata alam di hutan sangat tinggi dilihat dari
antusiasme warga Batam yang datang kelokasi wisata alam hutan yang sudah ada.
Warga Batam memang haus akan suasana refreshing dengan udara segar dan
pemandangan yang menyejukkan mata. Sejenak melupakan kepenatan kerja dengan
mengajak serta keluarga, teman, tetangga dan lain-lain untuk berwisata alam di
hutan. Mereka mencari situasi rekreasi yang baru dan mungkin sudah bosan
berwisata yang itu- itu saja.
Konsep wisata alam yang terpadu dan mengakomodir jenis-
jenis wisata yang dicari masyarakat itulah yang akan membuat destinasi wisata
tersebut akan menyedot perhatian publik secara luas dan bahkan mumgkin sampai
keluar daerah apalagi dijaman medsos sekarang ini informasi dapat dengan cepat
tersebar ke seantero dunia.
Tidak banyak hutan yang masih asri, hijau dan segar, dari yang sedikit itu ada satu kawasan hutan di kecamatan Sekupang yang yang menyuguhkan potensi wisata alam yang cukup komplet jika dikembangkan secara arif dan serius. Ya, letaknya diantara Marina dan Temiang. Disana terdapat bukit dengan ketinggian 110 m dengan view Singapura, Tiban dan Batuaji. Ada juga beberapa danau alami kecil yang jernih airnya, di lereng bukit dapat kita jumpai pohon pohon yang tinggi dan cukup besar dan rimbun. Di lembahnya ada hamaparan bukit kecil bekas terbakar dan ada hutan lebat di tengahnya. Kawanan monyer monyet banyak berkeliaran didalam hutan tersebut menandakan hutan masih menjadi rumah yang nyaman bagi mereka.
Dari potensi potensi tersebut sudah selayaknya area ini dapat dikembangkan menjadi wisata terpadu
yang mencakup aspek pendidikan, wisata, perkebunan, ekonomi dan sosial
kemasyarakatan. Potensi yang bisa dikembangkan antara lain : hutan pendidikan,
gerakan reboisasi, camping ground, sarana outbound,
jogging/bicycle/hiking/junggle track, taman bunga, kebun aneka buah, rumah
pohon, budidaya ikan hias, wisata air, photo booth/selfie, olah raga
tradisonal, UKM center dan lain lainnya yang mendukung program wisata kita
batam. Harapannya bisa juga menjadi salah satu destinasi wisata baru di Batam
dan menjadi salah satu ikon baru di Batam.
Bersambung >>>
Kontributor : Tyo Agse
Editor : Eko. S





No comments