Sampaikan Petisi, Forum Pelaku Pariwisata Gelar Pawai Keprihatinan Pariwisata
Sampaikan Petisi, Forum Pelaku Pariwisata Gelar Pawai Keprihatinan Pariwisata
Batam, Kejarfakta.com -- Iring-iringan peserta pawai
keprihatinan pariwisata yang bermula dari bundaran BP Batam menuju Kantor DPRD Kota
Batam, Senin (11/02/19)
Para peserta pawai diperkirakan berjumlah 500 orang, bergerak menuju gedung DPRD Kota Batam.
Peserta pawai keprihatinan ini terdiri dari para pelaku
pariwisata diantaranya, Association of Indonesia Tours and Travel (ASITA)
Batam, Pergimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Asosiasi Pariwisata
Bahari Indonesia (ASPABRI), dan Asosiasi Oleh-Oleh.
Sampaikan Petisi, Forum Pelaku Pariwisata Gelar Pawai Keprihatinan Pariwisata
Dalam orasinya mereka menyampaikan dua petisi yakni, menolak
kenaikan tiket pesawat dan bagasi berbayar, serta mendesak pemerintah agar
mengintervensi kebijakan tersebut untuk kemajuan pariwisata indonesia.
"Kami meminta maskapai penerbangan ikut memikirkan
kemajuan pariwisata indonesia". ujar Surya Wijaya , ketua Asosiasi
pariwisata bahari indonesia
(ASPABRI) Kepulauan Riau.
Sampaikan Petisi, Forum Pelaku Pariwisata Gelar Pawai Keprihatinan Pariwisata
Para perwakilan peserta aksi diizinkan masuk dan menemui
wakil rakyat untuk menyampaikan tuntutan mereka, dan diterima langsung oleh
ketua DPRD kota Batam Nuryanto, ketua komisi II DPRD kota Batam Edward Brando,
dan
Anggota Komisi II DPRD Kota Batam Uba Ingan Sigalingging.
Ketua komisi II DPRD kota Batam menyampaikan bahwa pihaknya
akan lqngsung meneruskan petisi tersebut kepada pemangku kebijakan di tingkat
pusat.
"kami berharap segera ada tanggapan dari pemerintah
pusat, sebagaimana keinginan para pelaku usaha pariwisata". ujar Edward.
Reporter : Gofinda Saputra.
Editor : Ahsannuri







No comments