Diduga Limbah Tambang Cemari Anak Lokasi Sungai Lembah Tiga Limbungan
Belitung Timur, Kejarfakta.com -- Berdasarkan laporan warga
diduga tercemarnya anak Sungai Lembah
Tiga, Desa Limbungan, Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur (Beltim),
Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Dinas Lingkungan Hidup (DLH)
Kabupaten Beltim turun langsung ke
lokasi.
Sebelumnya warga sempat bertanya, dari mana sumber
pencemaran anak sungai lembah tiga tersebut. Dikarenakan diarea sekitar memang
ada aktifitas penambangan pasir kwarsa oleh perusahaan tambang pasir tertentu
namun belum dipastikan apa penyebabnya.
“Kami kaget begitu melihat kondisi anak sungai dengan warna
yang sedemikian. Apakah disebabkan oleh limbah pertambangan, atau hal lain,’’
kata warga yang identitasnya tidak mau difublikasikan. Senin (25/3/2019) sore.
Selain itu, tambahnya warga tersebut diarea sekitar anak
sungai itu sebagian warga tempat mencari ikan. Tapi, dengan keadaan yang
sedemikian, tipis harapan untuk mendapatkan ikan dialiran anak sungai lembah tiga itu.
Saat dikonfirmasi wartawan media ini warga tersebut
menuturkan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Belitung Timur (Beltim) pada
Selasa 26 Maret 2019, sehari setelah warga menghubungi langsung turun ke
lokasi.
Kepala DLH Beltim, Arbaie, ketika dikonfirmasi wartawan
media ini Selasa (26/3/2019) malam membenarkan hal tersebut.
“Tadi pagi sudah dijadwalkan cek kelapangan, dikarenakan
mereka pulangnya sudah kesorean saya belum dapat kabar, besok aja ya,’’ ucap
Arbaie. Selasa (26/3/2019) malam.
Kembali wartawan media ini menghubungi Kadin LH Beltim
Arbaie Rabu (27/3/2019) pagi, dikantornya namun belum dapat ditemui
lantaran ada rapat amdal.
“Saya lagi rapat komisi Amdal, coba temuin pak Panto soalnya
dia yang kelapangan kemarin,” ujarnya.
Kasi Pengaduan dan Penyelesaian Sengketa Lingkungan Hidup
(PPSLH) Beltim Panto saat ditemui dikantornya mengatakan kemarin Selasa
(26/3/2019) sore kami dari LH Beltim juga didampingi warga sudah cek kelokasi
tersebut.
“Kami berempat (4) dan satu ((1) warga ikut mendamingi
mengecek langsung kelokasi yang dimaksud, Berdasarkan laporan warga terkait
anak sungai lembah tiga didesa limbungan. Namun saat kami dilokasi pertambangan
tidak ada yang bisa mewakili untuk berbicara di perusahaan tambang tersebut,’’
ungkap panto diruang kerjanya, Rabu (27/3/2019) siang.
Dalam hal ini kami dari DLH akan memanggil pihak terkait
untuk meminta keterangan lebih lanjut. (Marsidi/red)





No comments