Hearing dengan Dinas TPHP Terkait Kelangkaan Pupuk
Way Kanan, Kejarfakta.com -- Komisi II DPRD Way Kanan
gelar hearing dengar pendapat dengan Dinas TPHP terkait adanya keluhan masyarakat petani di
Way Kanan soal kelangkaan pupuk bersubsidi, Kamis (07/02/2019).
Menurut Ketua Komisi II Azis Muslim, kita hanya menampung
aspirasi masyarakat yang dari sejak
tahun 2018 sulit sekali mendapatkan pupuk bersubsidi, berdasarkan keluhan dari
masyarakat yang tergabung di kelompok tani.
“Kami juga mendapat laporan dari masyarakat dan kepala
kampung di kecamatan Pakuan ratu, bahwa kelompok tani tidak kebagian
pupuk urea bersubsidi, bahkan data yang masuk di kelomppk tani pupuk yang di
distribusikan 2018 sekitar 200 ton,” ujarnya.
Selanjutnya, Danuri Anggota Komisi II menambahkan agar dalam
penyaluran pupuk dinas harus memiliki data yang valid terhadap kelompok tani
penerima pupuk subsidi, sehingga semuanya jelas.
Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikutura dan
peternakan (TPHP) Kabupaten Way Kanan, Ir. Maulana, membantah adanya manipulasi
data dalam penyusunan Rencana Definitip Kebutuhan Kelompok (RDKK ) bahwa jumlah
pupuk bersubsidi yang disalurkan sesuai dengan usulan masing masing kelompok
tani.
Dengan kelangkaan pupuk subsidi menurut dia selama ini
dikarenakan jumlah pupuk subsidi yang tersalur terkadang hanya 30 persen
dari total usulan yang ada dalam RDKK.
“Terkadang dalam pengisian RDKK sering salah prediksi
kebutuhan misalnya dalam RDKK kebutuhan Bulan Mei ternyata tidak ditebus
kelompok dan baru mau menebus bulan berikutnya sehingga pupuk tak lagi
tersedia." Jelas Maulana.
Hadir dalam hearing tersebut Ketua Komisi II Aziz Muslim,
beserta anggota Danuri, Maharatu, Djoni, sholihul hadi, Kepala Dinas TPHP
Maulana, dan Kepala UPT Pertanian Kecamatan se Way kanan. (Yasir/red)





No comments