Pemkab Pesibar Gelar Musrenbang Tahun 2019

Pesisir Barat, Kejarfakta.com -- Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar) melaksanakan
Musyawaran Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun 2019, di Gedung Wanita
Krui Kabupaten Pesibar, Rabu (13/3/2019).
Hadir dalam acara tersebut, Gubernur Lampung yang diwakili
oleh Kepala Bapeda Provinsi Lampung Erlinawati Nagara, SE.,M.M., Bupati Pesibar
Dr. Drs. H. Agus Istiqlal,S.H.,M.H., Dandim 0422/LB Letkol Kav Adri Nurcahyo,
S.T.,M.Si., Wakil Ketua DPRD Pesisir Barat M. Towil, Pj. Sekretaris Daerah
Pesibar Ir Lingga Kusuma, Para Asisten dan Staf Ahli Bupati, Para Kepala
Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Unsur Forkopimda Pesibar dan Lampung Barat,
Para Kadis dan Kakan se-Kabupaten Pesibar.
Dalam sambutan Gubernur Lampung yang diwakili oleh Kepala
Bapeda Provinsi Lampung Erlinawati Nagara mengatakan, pelaksanaan musrenbang
Kabupaten Pesibar, dimana hal ini membuktikan komitmen seluruh jajaran
Pemerintah Daerah Pesibar untuk melibatkan partisipasi masyarakat dalam
rangkaian proses perencanaan yaitu, dengan menjaring seluruh aspirasi dan
inginan masyarakat.
Ia menyampaikan, meskipun musrenbang selalu dilaksanakan
setiap tahun, namun saya berharap kita tidak terjebak pada rutinitas sehingga
kewajiban melaksanakan rangkaian proses perencanaan, akan tetapi kita harus
mampu memanfaatkan momentum ini dengan benar- benar dan mendengarkan seluruh
kebutuhan masyarakat dan seluruh stakeholder pembangunan.
Dari 66,42 tahun 2014 menjadi 68,25 tahun 2017 keempat
pengangguran terbuka sebesar 4,06% lebih rendah dibandingkan angka nasional
sebesar 5,04% terima pertumbuhan ekonomi selalu di atas 5% dan selalu diatas
rata-rata nasional, laju inflasi yang terkendali dari 4,65 pada tahun 2015
menjadi 3,02 tahun 2017. Hal tersebut memberikan gambaran keberhasilan
pembangunan yang telah kita laksanakan.
Selain itu Pemerintah Provinsi Lampung bersama dengan Pemerintah
Kabupaten Kota, memiliki tanggung jawab untuk mendukung suksesnya pencapaian 5
prioritas nasional tahun 2020 yaitu, yang pertama pembangunan manusia dan
pengentasan kemiskinan, kedua konektivitas dan pemerataan, ketiga nilai tambah
ekonomi dan kesempatan kerja, keempat ketahanan pangan air energi dan
lingkungan hidup, dan kelima stabilitas pertahanan dan keamanan.
Sementara Bupati Pesibar, Agus Istiqlal mengatakan, mudah-
mudahan pembangunan kantor dapat selesai dengan cepat, sehingga Kabupaten
Pesibar dapat mempunyai Kantor Sendiri dengan luas kompleks Pemda seluas 13 Ha.
“Kami ingin Kedepannya Kabupaten Pesibar ini akan menjadi
kabupaten yang paling maju di Provinsi Lampung, maka dari itu kami perlu
bantuan dana hibah dari Provinsi untuk mewujudkan keinginan kami tersebut,”
ujarnya.
Menurutnya, pihaknya juga buth perlindungan dan ayoman dari
Provinsi dengan adanya hutan kawasan TNBBS
yang berada di Kabupaten Pesibar, karena sering terjadi permasalahan dengan
Pemda Pesibar.
“Kami sudah mendaftarkan daerah yang belum ada aliran
listrik termasuk di Wilayah Way Haru yang perlu dan butuh perhatian dari
Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Pusat,” ucap Agus.
Pihaknya juga meminta kepada Dinas Perhubungan Provinsi Lampung
dalam pelaksanaan surving, karena banyak peserta yang datang dari mancanegara
diwilayah Kabupaten Pesibar, sehingga pelaksanaan kegiatan dapat berjalan
dengan baik termasuk adanya bandara di Seray agar menjadi bandara Internasional.
(red)





No comments