Buka Prodi Penanggulangan Bencana, Ini Pesan Ganjar untuk Akbara
Buka Prodi Penanggulangan Bencana, Ini Pesan Ganjar untuk Akbara
Semarang, Kejarfakta.com -- Akademi Teknologi Bank Darah (Akbara) Surakarta,
akan membuka program studi (Prodi) baru
S1 Manajemen Penanggulangan Bencana. Prodi ini akan menjadi pionir karena menjadi
prodi satu-satunya di seluruh Indonesia yang khusus mempelajari penanggulangan
bencana.
Wakil Direktur Akbara Surakarta Agus Setyo Utomo saat
beraudiensi dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, ide
memunculkan Prodi baru tersebut karena kejadian bencana akhir-akhir ini
intensitasnya terus meningkat. Sementara, belum ada institusi pendidikan yang
serius menggarap hal itu dengan memberikan pembelajaran kepada masyarakat.
"Penanganan kebencanaan di Indonesia masih belum
sebagus di Jepang. Untuk itu, kami membuka Prodi Manajemen Penanggulangan
Bencana ini untuk menyiapkan generasi penerus yang siap dalam penanggulangan
bencana dan penanggulangan bencana ke depan semakin baik," kata Agus,
Jumat (5/4/2019).
Agus menerangkan, Akbara selama ini baru memiliki satu
Prodi, yakni Teknologi Bank Darah. Dengan adanya Prodi baru tersebut, maka
pelayanan kepada masyarakat akan semakin optimal. "Di Indonesia, untuk S1
dan D4 belum ada Prodi ini, kita mau membuka itu dan menjadi pionir di Indonesia,"
ujarnya.
Seluruh persiapan untuk pembentukan Prodi baru itu, lanjut
Agus, sudah matang. Dalam waktu dekat, pihaknya akan mengunggah rencana Prodi
baru itu ke Kemenristekdikti. "Nanti setelah izin keluar, maka Prodi ini
bisa dilaksanakan," Katanya.
Untuk penyusunan kurikulum, pihaknya akan menggelar focus
group discussion (FGD) dan mengundang pakar-pakar kebencanaan yang ada.
"Kami akan bekerjasama dengan pemerintah, BNPB, BPBD, SAR dan lainnya
untuk menyukseskan prodi ini," ucapnya.
Sementara itu, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyambut baik
rencana pembentukan Prodi khusus manajemen penanggulangan kebencanaan itu. Dia
menyampaikan pesan kurikulumnya digodok serius agar matang dan memberikan
manfaat. (Red/Humas Jateng)





No comments