Inafis Polres Tanggamus Identifikasi Mayat Diduga Bunuh Diri di Pohon Manggis
Tanggamus, Kejarfakta.com
-- Tim Inafis Polres Tanggamus melaksanakan identifikasi mayat anonim di
RSUD Batin Mangunang Kota Agung, Rabu (10/4/19).
Tampak dilokasi, Kapolsek Wonosobo Iptu Amin Rusbahadi,
S.Sos. MM didampingi Kanit Reskrim Ipda Okta Devi, SH menyaksikan pemeriksaan.
Sementara itu dari pihak RSUD Batin Mangunang, dr. Mirza
Heltomi memimpin pemeriksaan luar dibantu seorang rekan dokternya dan petugas
kamar jenazah.
Pemeriksaan jenazah yang telah dipenuhi belatung tersebut
meliputi, pemeriksaan luar mayat serta bagian tubuh jenazah, leher, gigi dan
alat kelamin serta pengambilan foto.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan bagian luar terdapat simpul
tali/selang dibelakang leher yang menjerat lehernya," kata dr. Mirza usai
pemeriksaan mayat.
Lanjutnya, dari pemeriksaan tubuh lain ditemukan bahwa
sebagian jaringan tulang ada sebagain yang sudah rusak, jaringan kulit dan otot
sudah sebagian hancur.
Menurutnya, kesimpulan sementara, mayat berjenis kelamin
laki-laki sebab tidak ditemukan lubang vagina atau pembatas diantara tulang
panggul.
"Melihat proses keluarnya belatung hingga memakan organ
bagian tubuh mayat tersebut, diperkirakan mayat tersebut telah meninggal dunia
sekitar 30 hari lalu dan penyebab kematian akibat mati lemas akibat
jeratan," tandasnya.
Sementara itu, Kapolsek Wonosobo Iptu Amin Rusbahadi, S.Sos.
MM mengatakan bahwa sementara belum diketahui identitas mayat tersebut dan pihaknya
menghimbau apabila keluarga yang merasa kehilangan keluarga berjenis kelamin
laki dengan ciri-ciri tersebut dapat mengubungi pihak kepolisian.
"Hingga saat ini mayat belum diketahui identitasnya,
kami menghimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga agar dapat
menghubungi Polres Tanggamus maupun Polsek Wonosobo," himbaunya.
Dijelaskan Iptu Amin
Rusbahadi, mayat anonim ditemukan warga pada Selasa, 09 April 2019 sekitar
pukul 12.00 WIB, tergantung di perkebunan pohon manggis di Pedukuhan 2 Pekon
Tanjung Kurung Kecamatan Wonosobo Kabupaten Tanggamus.
Mayat sudah tidak bisa di kenali lagi dikarenakan kulit
sekujur tubuh sudah mengelupas/tidak utuh itu pertama kali ditemukan oleh saksi
Meliyanti (22) warga Pekon Tanjung Kurung Kecamatan Wonosobo.
Adapun mayat ditemukan oleh saksi Meliyanti dan rekannya
saat mencari kayu tidak jauh dari TKP. Rekan saksi bernama Mayasari (19) pulang
terlebih dahulu, namun saksi Meliyanti masih belum mendapatkan kayu melintas di
sekitar pohon dan mencium bau menyengat sehingga memeriksa pohon dan melihat
didahan pohon terdapat selang kecil.
"Dari kecurigaan ada selang di pohon itu saksi melihat
ke bawah pohon, namun membuatnya kaget bercampur takut melihat sosok mayat
tersebut. Kemudian berlari dan memberitahukan kepada warga, selanjutnya
diteruskan ke Polsek Wonosobo," jelasnya.
Ditambahkan Iptu Amin Rusbahadi, pihaknya telah mengamankan
barang bukti berupa selang air warna hijau panjang sekitar 3 meter, baju kaos
berkerah yang telah berwarna kehitaman serta celanan jeans pendek warna
kecoklatan. (*)






No comments