Kok Bisa ya.. Dua Tahun di Anggarkan Bumdes Argomulyo Tanpa Kegiatan
Meski Bener Terpampang Namun Kenyataanya Kegiatan Tersebut Tidak Dilaksanakan Serta di Dakukan
Kejarfakta.com, Pringsewsu- Alokasi Dana Desa (ADD)
dan Anggaran Dana Pekon (ADP). Pekon Wargomulyo Kecamatan Pardasuka Kabupaten
Pringsewu, pada tahun 2017 menerima Bantuan Dana Desa (DD) Rp 823.089 724. dan
Alokasi Dana Pekon Rp 585.200.000.
Adapun dana-dana itu di gunakan untuk pembangunan, kegiatan,
dan penyertaan modal usaha yang dalam bentuk Badan Usaha Milik Pekon
(Bum-pekon).
Sementara, hasil investigasi di lapangan terdapat
keganjilanj dalam pelaksanaan kegiatan badan usaha milik pekon (Bum pekon),
yang di anggarkan sebesar Rp 30 juta pada tahun 2017.
Sebab, kenyataanya kegiatan tersebut tidak dilaksanakan
serta di bakukan kegiatannya karena di anggap belum matang program kerjanya,
dan sebagian untuk pembelian laptop serta untuk transpot anggota.
Ironisnya lagi pada tahun 2017 telah jelas Program
Bumdes tidak berjalan sementara pada tahun 2018 kepala pekon masih menambah dan
menganggarkan lagi sebesar Rp 30 juta, serta pada tahun 2016 diduga Bum-pekon
juga tidak ada kegiatan tetapi di anggarkan setiap tahunnya.
Kepala pekon Wargomulyo Nur salim, saat di konfimasi
sabtu 26/5/218, di kediamannya mengatakan, pada tahun 2017 memang ada program
Bum-Pekon dan anggarannya sekitar Rp 30 juta.
Balai Pekon Argomulyo
“Namun program Bum-pekon tersebut tidak berjalan
karena perencanaan nya belum matang,” jelasnya.
Ditambahkan Nursalim, program bumdes itu muncul di tahun 2017
akhir, tetapi saya sudah janji ditahun 2018 ini anggaran Bumdes akan
tetap dilaksanakan dan anggaran ditambah lagi sebesar Rp 30 juta.
“Kegiatan Bumdes yang di tahun 2017 memang tidak
berjalan tetapi Dana nya masih ada sama pengelola Bumdes dan saya mau di tahun
2018 ini Bumdes tersebut sudah matang dan sudah ada penghasilan PAD buat pekon,”
imbuhnya.
Ketika ditanya bumdes tahun 2017 tidak berjalan tetapi
di anggarkan lagi tahun 2018, kepala pekon tersebut mengatakan, “Saya mau ditahun 2018 ini sudah matang
dan menghasilkan PAD buat pekon,” pungkasnya. (red/kejarfakta.com)






No comments