• Breaking News

    MPR-RI Kerjasama dengan PGRI Kabupaten Pesawaran Menggelar Sosialisasi 4 Pilar MPR RI


    Pesawaran, Kejarfakta.com - Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR-RI), kerjasama dengan Persatuan Guru Republik Indonesia Kabupaten Pesawaran menggelar sosialisasi 4 Pilar MPR RI, Sabtu(25/8/2018) di Aula Islamic Centre Gedongtataan.

    Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona menyambut baik dan mengucapkan terima kasih kepada Tim Sosialisasi 4 Pilar MPR RI atas terselenggaranya kegiatan sosialisasi ini.

    "Saya pandang ini sangat penting untuk dipahami dan dimengerti secara benar oleh seluruh warga Negara Republik Indonesia pada umumnya, dan secara khusus bagi para guru, Ustaz dan ustazah di Kabupaten Pesawaran," kata Dendi.

    Selain itu, hal ini merupakan sesuatu yang sangat essential dalam rangka memperkokoh semangat persatuan dan kesatuan, karena para guru, Ustaz dan ustazah  merupakan elemen penting dalam menumbuh suburkan semangat tersebut.

    Kegiatan sosialisasi ini merupakan sebuah kegiatan yang sangat baik dan bermakna, karena selain menanamkan nilai-nilai kebangsaan, memperkuat kehidupan berbangsa dan bernegara, kegiatan ini juga sangat bermanfaat guna menanamkan rasa cinta tanah air, wawasan kebangsaan, serta memperkuat potensi integrasi bangsa seperti gotong royong, kerukunan umat beragama, suku, golongan dan lain sebagainya dalam bingkai NKRI.

    "Harapan saya, momentum sosialisasi ini dapat dijadikan sebagai pembangkit semangat membangun kesadaran kita semua dalam memperkokoh persatuan dan kesatuan berbangsa dan bernegara, hidup berdampingan dengan rukun dalam bingkai NKRI," ucap Dendi.

    Disamping itu, tantangan yang kita hadapi saat ini tidak lagi satu arah, melainkan banyak arah termasuk memalui media sosial. Oleh karenanya hal itu diimbangi dengan berbagai pendidikan karakter dan saya berharap hendaknya para guru, ustad dan ustazah dapat membimbing putera dan puterinya dalam memanfaatkan Medsos dengan benar dan para siswa tidak menjadi konsumen dan produsen berita hoax. Terlebih lagi ujaran kebencian dan prilaku dan ujaran yang mengarah kepada budaya intoleransi.

    Dengan diselenggarakannya kegiatan ini, kita semakin menyadari betapa besar dan mulianya cita-cita para pendiri bangsa ini, yang ingin menjadikan bangsa ini menjadi bangsa yang kuat, maju dan sejahtera di dalam bingkai NKRI dengan semboyan Bhineka Tunggal Ika, walaupun kita berbeda latar belakang suku, budaya dan agama namun merupakan satu kesatuan yang utuh, yang tidak menjadikan perbedaan itu sebagai pemecah belah, melainkan memandangnya sebagai sebuah kekuatan, modal dasar, dan keharmonisan sebagaimana kita melihat sebuah pelangi yang terdiri dari beberapa warna yang berbeda.

    Namun perbedaan itu membuat Pelangi itu indah dipandang mata. Dan filosofi pelangi inilah yang menjadi filosofi kabupaten Pesawaran yang didalamnya hidup dan berdiam berbagai suku, agama dan budaya. Boleh dikatakan bahwa Pesawaran ini adalah miniatur Indonesia.

    “Pesan saya kepada para peserta sosialisasi agar mengikuti sosialisasi ini dengan seksama. Pahami dan harap dimengerti dengan sungguh-sungguh apa yang disampaikan oleh narasumber sehingga saudara dapat menanamkan wawasan kebangsaan dan rasa cinta tanah air yang menjadi modal dasar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” pungkasnya.

    Reporter : Yoga
    Editor      : Eko Setio

    No comments

    Post Top Ad