Parosil, Hadiri Kegiatan Gemarikan dan Penyerahan Buku Rekening Penerima Bantuan Rumah Swadaya
Lampung Barat, Kejarfakta.com - Bupati Lampung Barat
(Lambar), Parosil Mabsus, menghadiri Gerakan Masyarakat Makan Ikan (Gemarikan)
dan penyerahan buku rekening penerima bantuan rumah swadaya.
Pada kegiatan tersebut juga diadakan peresmian program penyambungan
listrik PLN, untuk Kecamatan Suoh dan BNS, Kabupaten Lambar Tahun 2018, di
Pekon Sukamarga Kecamatan Suoh, Senin (27/08/2018).
Dalam Sambutannya, Parosil Mabsus menyampaikan, gemarikan Kabupaten
Lambar dimaksudkan agar semakin banyak warga yang mengkonsumsi ikan, akan
berkontribusi positif bagi petani ikan atau nelayan.
"Pembangunan perikanan harus dapat mendukung upaya
peningkatan kehidupan dan kesejahteraan nelayan pembudidaya dan pengolah ikan
sebagai bagian dari upaya mensukseskan program nasional yaitu mengurangi angka
kemiskinan, menciptakan kesempatan kerja dan berusaha, meningkatkan pendapatan
dan pertumbuhan ekonomi, dengan tetap memperhatikan aspek kelestarian
lingkungan,” ujarnya.
Kemudian, dalam penanganan program bantuan rumah swadaya di
Kabupaten Lambar tahun ini, telah memasuki tahun ke-2, bantuan dari pemerintah
diprioritaskan bagi masyarakat miskin dan berpenghasilan rendah.
Di tahun 2018 jumlah rumah swadaya yang akan dibangun atau
direnovasi di Lambar, sebanyak 407 unit rumah. dimana lokasi pelaksanaan
pembangunan rumah swadaya ini berada di 5 (lima) kecamatan untuk 5 (lima) pekon
diantaranya, Kecamatan Balik- Bukit di Pekon Sedampah Indah sebanyak 77 unit
rumah, Kecamatan Batu Ketulis di Pekon Luas sebanyak 50 unit rumah.
Lalu, Kecamatan Kebun Tebu di Pekon Pura Jaya sebanyak 80
unit rumah, Kecamatan Bandar Negeri Suoh di Pekon Bumi Hantatai sebanyak 100
unit rumah, dan Kecamatan Suoh di Pekon Suka Marga sebanyak 100 unit rumah.
“Pembangunan rumah swadaya di Pekon Suka marga Kecamatan Suoh
ini yang saya utamakan untuk diberikan kepada masyarakat yang belum mempunyai
rumah yang layak. Tujuannya agar masyarakat di pekon ini dapat meningkatkan
perekonomian yang berorientasi pada agrowisata serta berbasis sumberdaya lokal,
terlebih lagi bagi mereka yang bekerja sebagai perambah agar tidak lagi
merambah hutan sehingga dengan memiliki rumah yang layak, mereka akan mengelola
hasil pertanian untuk meningkatkan kesejahteraannya,” terang Parosil.
Selanjutnyanya diadakan peresmian program subsidi biaya
penyambungan listrik PLN untuk Kecamatan Suoh dan BNS, dalam rangka membantu
mengurangi beban pengeluaran keluarga tidak mampu.
Dengan langkah memberikan subsidi biaya pemasangan listrik
kepada keluarga tidak mampu pada tingkat dan jumlah yang telah ditentukan,
yaitu sebanyak 1.042 kepala keluarga dengan rincian Kecamatan Suoh sebanyak 358 KK dan Kecamatan BNS sebanyak 684 KK.
Dengan tujuan
membantu masyarakat berpenghasilan rendah menikmati fasilitas listrik dengan
sasaran kepada keluarga tidak mampu yang tersambung dengan daya listrik 900 va
dan terdapat di dalam data terpadu program penanganan fakir miskin yang
dikelola oleh kementerian sosial dan TNP2K melalui kelompok kerja pengelola
data terpadu program penanganan fakir miskin dan hasil musyawarah pekon atau
musyawarah kecamatan.
Reporter : Aris
Editor : Eko
Setio






No comments