Ratusan Mahasiswa yang Tergabung dalam HMI Geruduk DPRD Kota Padang Sidempuan, Mereka Perihatin Melihat Kondisi Bangsa Darurat
Padang Sidempuan, Kejarfakta.com -- Ratusan Mahasiswa yang tergabung
dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Padang Sidempuan, demo di Kantor
Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang Sidempuan, Jum’at
(21/9/2018).
Hasil Pantauan Wartawan Kejarfakta.com, sekitar pukul 15.00
Wib Ratusan Mahasiswa HMI Cabang Padang Sidempuan berkumpul di Kantor HMI, di
Gedung Bina Insani Jalan. DR Lafran Pane.
Walau diguyur Hujan deras Sekitar 15.15 Wib, euforia massa
terus bergerak menuju Kantor DPRD Kota Padang Sidempuan dengan pengawalan ketat
dari kepolisian dan Satpol PP.
Sebelum berorasi Massa longmarch dengan mengarak spanduk
kain putih berukuran 5 meter yang bertuliskan "Turunkan Jokowi"
menuju Pos Kota, Halaman Bolak, Depan kantor Walikota Padang Sidempuan dan Kantor
DPRD Kota.
Sesampainya di depan Gerbang DPRD Kota, Ketua Umum Demisoner
HMI Cabang Padang Sidempuan, Amiruddin Laoli, langsung berorasi meminta masuk
dan agar pintu gerbang dibuka,
massa Saling dorong mendorong
dengan pihak Satpol PP. "Kami bukan penjahat, ini rumah kita bersama, ini
rumah kami, buka pintu pagarnya," teriak Amir.
Setelah berorasi 15 menit di depan gerbang, pihak kepolisian
melalui Kabag OPS, Kompol Asward Tarigan, SE., meredam massa dan membuka pintu
gerbang agar massa masuk berjumpa dengan perwakilan DPRD Kota Padang Sidempuan.
Aksi ini di komandoi Amiruddin Laoli sebagai ketua umum
demisioner HMI Cabang Padang Sidempuan dan Asmar Afandi Nasution, sebagai
Formateur HMI Cabang Padang Sidempuan dengan 7 sikap kepada pemerintahan rezim
Jokowi-JK.
Orasi Amir di kerumunan massa menyampaikan, melihat kondisi
bangsa ini yang memperhatinkan maka HMI padang Sidempuan Ikut Andil Untuk
Memperjuangkan Keadilan Ummat dan Bangsa baik dari segi aspek apapun.
Diantaranya, mengenai kondisi perekonomian bangsa hari ini
yang carut marut, nilai tukar rupiah melemah tehadap Dollar AS hingga
menyengsarakan seluruh elemen masyarakat sampai ke arus bawah.
Mendesak Bapak Presiden Jokowi, segera mungkin untuk
menstabilkan perekonomian bangsa yang mana hari ini nilai tukar Rupiah melemah
terhadap Dolar AS hingga di ambang pintu Krisis moneter.
“Kami tekankan kepada semua, baik Pemerintah, Kepolisian dan
Kawan-kawan Awak Media, Aksi yang di lakukan mahasiswa di seluruh indonesia
terkait kepemimpinan Jokowi-JK tidak ada tunggangan politik, ini pergerakan murni
dari Mahasiswa," Kata Amir.
Orasi bergantian di sambung Koordinator Aksi M. Syukri
Nasution, mendesak Bapak Presiden Jokowi segera mencopot menteri agama terkait
tentang penertiban undang-undang kementerian agama mengenai aturan batasan
volume suara adzan di Mesjid dan Mushalla.
Ahmat Rasyif Rambe, pengurus HMI Komisariat Tamari didampingi
Dedi Simbolon Ketua HMI Komisariat Ekonomi Islam, mendesak Bapak Presiden
Jokowi segera mencabut dan menghapuskan Peraturan Presiden No. 20 tentang
Tenaga Kerja Asing (TKA).
Arianto Nasution ketua HMI
Komisariat Lafran Pane, mendesak Bapak Presiden Jokowi segera mengurangi
Impor Beras dikarenakan menyengsarakan masyarakat di kalangan petani.
Indra Yusuf ketua HmI Komisariat Tarbiyah, mendesak Bapak
Presiden Jokowi Segera Mengurangi utang Luar Negeri Indonesia yang hampir
mendekati lebih dari Rp. 5000 Triliun.
Tuntutan terakhir Asmar Afandi Nasution mengatakan, apabila
dalam rentan waktu satu bulan ke depan Pemerintahan Jokowi-JK tidak mampu
menstabilkan terhadap Dolar AS serta juga tidak menghapuskan Perpres No. 20
Tentang TKA.
“Maka Kami dari Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Padang Sidempuan mengecam
dengan tegas mendesak Pemerintahan Jokowi JK segera turun dari jabatannya atau
mengundurkan diri dikarenakan gagal mengemban amanah sebagai Presiden dan Wakil
Presiden Republik Indonesia," ungkapnya.
Usai berorasi, massa di temui perwakilan DPRD Kota Padang
Sidempuan, Erwin Nasution (Fraksi PAN), Iswandi Arisandi (Fraksi PAN), Erwin
Sinaga (Fraksi Gerindra), Imam Ghozali Harahap (PKPI dari Fraksi Bersatu).
Mereka menyampaikan terimakasih kepada adek-adek mahasiswa
yang tergabung Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Padang Sidempuan. “Kegiatan ini
kami apresiasi, tuntutan ini akan kami sampaikan ke pusat sesuai aturan yang
berlaku dan bila perlu kita bersama-sama berangkat ke pusat untuk
menyampaikannya, Buat juga surat Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait tuntutan
adek-adek Mahasiswa kita bahas bersama di Gedung DPRD kita ini," kata
Erwin Nasution.
Setelah aspirasi di sahuti, Massa membubarkan diri dengan
tertib.
Reporter : Cing Siregar
Editor : Eko
Setio







No comments