• Breaking News

    Basmi Hama, Petani Cabe Disarankan Pakai 'Jebakan Kuning'


    Petani Cabe, Ngadi, bersama dengan Pegawai Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Lampung Barat.

    Lampung Barat, Kejarfakta.com -- Terkait keluhan petani cabe Lampung Barat (Lambar), yang tanamannya membusuk akibat serangan hama lalat buah beberapa waktu yang lalu, sepertinya mendapatkan tanggapan serius dari Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Lambar.

    Seperti disampaikan Plt. Kadis Tanaman Pangan dan Holtikultura Lambar, Agustanto Basmas melalui WhatsApp nya, sebagai upaya mengurangi serangan busuk buah cabe petani akibat serangan lalat buah sebagaimana diberitakan dimedia pada tanggal 23 Oktober 2018 kemarin. Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Lambar, melakukan upaya pemasangan alat pengendalian berupa perangkap kuning yang di lapisi racun serangga atau insektisida.

     Upaya mengurangi serangan busuk buah cabe petani akibat serangan lalat, Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Lampung Barat pasang perangkap kuning di lahan petani cabe di Sukarami. 

    Menurutnya, langkah ini dilakukan pada lahan cabe milik petani di Pekon (Desa) Sukarami Kecamatan Balik-Bukit. “Perangkap kuning ini dipasang karena lalat buah cenderung tertarik dengan warna kuning. Diharapkan upaya ini akan berjalan efektif dan mampu mengurangi tingkat serangan, serta lebih jauh lagi dapat diikuti petani cabai lainnya,” ujar Agus Basmar, Rabu (24/10/2018).

    Sementara Peratin Pekon Sukarame Kecamatan Balik Bukit, Takzim mengatakan, sangat berterima kasih atas kepedulian dinas terkait yang cepat tanggap demi kesejahteraan petani yang ada di pekon sukarami khususnya dan umumnya di Lambar. “Semoga impian kita menjadikan Lambar hebat terwujud,” terang Takzim.

    Perangkap kuning pembasmi hama

    Sedangkan Petani, Ngadi menyampaikan bahwa dinas terkait telah memberikan arahan dan petunjuk untuk memasang alat guna mengurangi ganguan lalat yang dapat menimbulkan busuk buah pada cabenya.

    “Harapan untuk kedepan, dinas terkait bisa lebih memperhatikan nasib kami para petani cabe,” ujarnya.

    Reporter : Saipul
    Editor      : Eko Setio

    No comments

    Post Top Ad