Gabungan LSM dan Wartawan OKU, Dukung Bupati Buka Portal Jalan di Desa Battu Winangun, Trans Batumarta Blok P, Kecamatan Lubuk Raja
OKU,
Kejarfakta.com -- Ratusan LSM yang tergabung awak media baik wartawan Online
maupun Cetak yang bertugas di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU),
Provinsi Sumsel. Merasa prihatin atas ditutupnya salah satu jalan milik
Kabupaten yang berada di Desa Battu Winangun, Trans Batumarta Blok P, Kecamatan
Lubuk Raja, Kabupaten OKU.
Ditutupnya
jalan ini dengan menggunakan portal oleh beberapa warga setempat, beralasan
supaya tidak bisa dilewati oleh kendaraan milik tambang batubara yang berada
disana. Namun hal ini dinilai kurang etis oleh rekan-rekan LSM dan Media,
karena akan membuat pakum pungsi jalan yang sengaja dibuka pihak Pemkab untuk
kepentingan umum. Rasa prihatin ratusan Media dan LSM ini dibuktikan dengan
menanda tangani surat pernyataan yang ditujukan kepada Bupati OKU, Kapolres dan
Dandim 0403/OKU. Agar segera dilakukan pembukaan portal pada jalan.
Dimana isi
surat menyatakan dukungan pembukaan portal di jalan milik Pemkab kepada
Pemerintah OKU, demi tegaknya aturan di Kabupaten OKU. Sehubungan dengan adanya
penutupan jalan milik pemerintah atas dasar surat hibah warga yang dibangun
Pemkab dengan menggunakan dana APBD OKU tahun 2017.
Hal tersebut
disampaikan Adi Irawan selaku Sekertaris dari LSM KPK OKU, saat dibincangi di
lokasi (Halaman gedung DPRD OKU), Kamis (18/10/18). Usai menanda tangani berkas
bersama LSM dan Wartawan yang lainnya mendukung Bupati OKU jika ingin membuka
portal di jalan yang Pemkab tersebut.
"Kalau
memang benar jalan tersebut milik Pemkab, toh kenapa warga main tutup. Bukankah
pungsi jalan yang dibangun Pemerintah dengan menggunakan biaya APBD bisa untuk
dilalui oleh siapapun, dan apabila ada kesalahan cuma pihak Pemkab pula lah
yang berhak untuk menutup, bukan yang lain. Yang diluar pungsinya," papar
Adi.
“Dalam aksi
ini kami tidak memihak kepada siapapun. Namun tujuan kami hanya untuk
menegakkan aturan yang ada di Bumi Sebimbing Sekundang yang kita cintai ini.
Juga ingin memperjuangkan hak-hak pengguna jalan lainnya, supaya kejadian yang
memalukan ini tidak dicontoh oleh Kabupaten atau Daerah lain,” tambahnya.
Sementara
hal senada juga disampaikan Edi SK dari media News Investigasi yang menyesalkan
kejadian seperti ini kenapa harus terjadi di Kabupaten OKU ,"Kita tentunya
tidak ingin jika nama baik Kabupaten kita ini tercemar oleh oleh ulah
oknum-oknum yang ada kepentingan. Tentunya saya dan teman-teman disini
mendukung langkah baik Pemerintah beserta aparat yang berwenang untuk
menjalankan tupoksinya demi menegakkan aturan. Jika memang harus membuka portal
jalan kalau memang itu solusi yang terbaik kami mendukung, sebab warga Negara
yang baik harus mengikuti aturan yang ada," tutup Edi.
Reporter :
Rudi
Editor : Eko Setio






No comments