AMSA Indonesia Zona IV Kalimantan Sukses Gelar Kegiatan IYC
Pengurus AMSA dan para delegasi dari berbagai daerah di Indonesia dan Asean
Banjarmasin, Kejarfakta.com -- Asean Muslim Students Association
AMSA Indonesia Zona IV Kalimantan Sukses mengelar Kegiatan International Youth
Conference AMSA di Efa Hotel Banjarmasin tanggal 30 Oktober-02 November 2018.
Peserta yang tergabung dalam kegiatan ini adalah pelajar, mahasiswa
muslim, khususnya pemuda muslim, dituntut berperan serta melalui ide dan
gagasan dalam pembangunan dan menjaga perdamaian di kawasan ASEAN.
Hal itu dikemukakan Kemenpora yang diwakili oleh Sekretaris
Deputi Kepemudaan Kementerian Pemuda dan Olahraga, Esa Sukma Wijaya, Selasa
(30/10/2018), saat menghadiri pembukaan kegiatan Konferensi Pemuda Muslim ASEAN
2018 yang digelar di Kota Banjarmasin.
"Pemuda muslim berperan dalam pembangunan dan perdamaian
kawasan ASEAN. Kita berharap melalui peran pemuda kawasan ASEAN akan menjadi
kawasan yang maju dan damai," ungkapnya.
Peran pemuda dapat ditunjukkan melalui ide dan gagasan bagi
pembangunan serta terciptanya perdamaian di kawasan ASEAN. Generasi muda saat
ini memiliki keuntungan dengan memanfaatkan kemajuan teknologi sebagai bekal
mengasah kreativitas untuk menghadapi tantangan masa depan.
Pengurus AMSA bersilaturrahim ke Walikota Banjarmasin, H. Ibnu Sina S.Pi.,M.Si
Konferensi Pemuda Muslim Internasional ASEAN 2018
(Internasional Youth Conference) yang bertemakan "Youth Muslim Generation
Of Asean Future" diikuti perwakilan
pemuda muslim dari sejumlah negara seperti Malaysia, Singapura, Thailand, dan
Filipina serta Indonesia yang diwakili oleh 2 orang setiap Provinsi, saat di
sampaikan oleh Ketua Panitia Muhammad Hanafi Selaku Presiden BEM STIT Darul
Hijrah Martapura yang bermitra dengan AMSA dalam mensukseskan International
Youth Conference 2018.
Ia mengucapkan terimaksih yang sebesar-besarnya kepada Pemko
Banjarmasin, Pemprov Kalsel, Tokoh Millenial dari Kalangan Srikandi Banua kak
Agustin Nurmarlina Putri S.H.,M.H., selaku Direktur Efa Hotel yang sangat
peduli dengan kegiatan kepemudaan dengan membantu atas kelancaran kegiatan ini,
juga Bpk Mardhani H. Maming.
IYC 2018 juga diselenggarakan bertepatan dengan peringatan
Hari Sumpah Pemuda ke-90.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Kalsel H.Sahbirin Noor yang
hadir sekaligus membuka secara resmi acara mengatakan, kegiatan IYC 2018 ini
menjadi momentum yang sangat berharga bagi pemuda di Kalsel maupun Indonesia
serta ASEAN.
Kegiatan ini diharapkan menghasilkan ide serta inovasi
cerdas lainnya dalam meredam akar permasalahan yang ditimbulkan generasi
sebelumnya.
Arisandi Hidayatullah
Arisandi Hidayatullah, selaku Director Of Program Of IYC AMSA 2018 saat ditanya awak
media tentang tujuan kegiatan ini, ia menyampaikan Ide, gagasan yang dihasilkan
dalam konferensi ini yang kami kenal dengan resolusi nantinya diharapkan mampu menyelesaikan
permasalahan atau konflik yang terjadi di kawasan Asean meskipun di dalam Asean
sendiri tidak boleh mengintervensi kepentingan dalam negeri salah satu negara.
Lanjutnya, minimal antar pemuda melakukan upaya rekonsiliasi
dan menjalin ukhuwah antar pemuda untuk mengurangi kesenjangan, ketenangan
akibat salah satu kebijakan politik negara yang sedang berkonflik di kawasan Asean,
tentu resolusi ini tidak asal-asalan, bahwa peserta kita berikan plilihan
berdasarkan minat keilmuan, berdasarkan essai yang peserta ajukan kepada panitia
untuk ikut berkonferensi.
“Pemuda juga diharapkan ikut ambil bagian dalam pembangunan
serta menciptakan kesejahteraan masyarakat dan perdamaian dan hasil dari
Konferensi ini akan kami Laporkan ke kementrian Pemuda setiap negara,
Sekretariat Asean di Malaysia, Para delegasi," tutupnya.
Reporter : Sandjaya
Editor : Eko Setio







Luar biasaa
ReplyDelete