Hadiri Rakor Pengembangan Vokasi, Parosil Sampaikan Ini.....
Jakarta,
Kejarfakta.com -- Bupati Lampung Barat bersama 8 Gubernur diundang dalam
Rakor Pembahasan tentang pengembangan vokasi sesuai potensi daerah. dipimpin
Menko Bidang Perekonomian, Jumat (7/12/18) di Ruang Rapat Mahakam Lt III, Gd
Ali Wardhana, Jl.Lapangan Banteng Timur No. 2-4 Jakarta Pusat.
Dalam kegiatan tersebut hadir, Gubernur
Jawa Barat, Gubernur Jawa Tengah,Gubernur Jawa Timur, Gubernur Sumatera Utara,Gubernur
Kepulauan Riau, Gubernur Bali, Gubernur Sulawesi Selatan, Gubernur Kalimantan Timur,Bupati Lampung Barat, Wakil
Ketua Umum Kadin Bidang Ketenagakerjan dan Hubungan Industrial dan Ketua Komite
Tetap Pelatihan Tenaga Kerja Kadin Indonesia.
Parosil mengatakan bahwa dalam rakor pengembangan tersebut
dirinya mempresentasikan potensi komoditas kopi yang menjadi penopang utama
ekonomi masyarakat Lampung Barat. Mohon doa dan dukungannya semoga sekolah kopi
dan program lainnya terealisasi dengan maksimal, Ujarnya.
Di
hadapan Mentri Perekonomian dan Peserta Rakor Pembahasan
tentang pengembangan vokasi Parosil menyampaikan bahwa, dengan hadirnya
sekolah kopi Insyaallah kami nanti akan mencetak orang-orang yang tidak perlu
berpendidikan formal khusus tetapi dia mempunyai keahlian yang khusus, perkebunan
kopi yang ada di Lampung Barat ini akan menjadi sebuah wisata tersendiri,
sehingga pendapatan kabupaten Lampung Barat akan meningkat, pendapatan ini
tentunya kami sangat berharap perhatian dari pemerintah pusat karena harus kami
akui Kementrian Perekonomian merupakan tumpuan kami supaya apa yang menjadi
cita-cita kami bisa tercapai.
Masih kata Parosil, petani kopi ini tidak bisa
di samakan dengan petani sawit ataupun petani karet, karena ini bukan milik
perusahaan, ini adalah milik petani kecil yang membutuhkan kesejateraannya. Kemain
saya sampaikan dengan pak Presiden, sebetulnya persoalan yang sederhana,
pemerintah pusat bisa memberikan intruksi kepada perguruan-perguruan tinggi
yang ada di Provinsi Lampung supaya mendiri
kan Fakultas kopi.
Karena kami ini mempunyai komunitas tersebut dan areal kopi, artinya untuk membudidayajan kopi. Di bidang teknologi yang
lainnnya kita udah siap, saya bersyukur karena saya di undang pada pagi hari
ini kesempatan yang sangat luar biasa ini membangun sebuah komitmen bersama ,
karna membangun komitmet bersama bukanlah persoalan yang mudah karena tadi
sudah di sampai kan oleh pak menetri ada undang-undang antara kabupaten tingkat
II dan provinsi dan juga pemerintah pusat. mudah-mudahan dengan undangan
seperti ini komitmet itu bisa menjadi bimbingan bersama, tutup Parosil.(red.kejarfakta.com)






No comments