Anak Korban Tsunami Ceria Usai Dikunjungi Nunik
Lampung Selatan, Kejarfakta.com -- Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim berkunjung kembali ke Kabupaten Lampung Selatan, yaitu di pesisir pantai yang terdampak Tsunami, Kamis (3/1/ 2019).
Pada kesempatan itu Chusnunia mengunjungi 50 anak imbas dari
Tsunami dan memberikan Trauma healing guna mengurangi dan menghilangkan
gangguan psikologis yang sedang dialami yang diakibatkan syok atau trauma.
Dalam Camp Pengungsian yang dihuni oleh sekitar 200 KK yang
terletak di Desa Way Muli Timur, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan tersebut,
Mbak Nunik berusaha menghibur dan
memberikan semangat kepada anak anak korban akibat longsornya Gunung Anak
Krakatau pada 22 Desember 2018 lalu.
“Hari ini kita mengunjungi posko lagi, ini khusus untuk
trauma healing yang bekerjasama dengan berbagai pihak, intinya ditengah
saudara-saudara kita yang dilanda bencana kita turut berduka semoga yang
kehilangan saudaranya serta keluarganya diberikan ketabahan dan yang kehilangan
harta benda diberikan gantinya oleh Allah SWT" demikian yang di sampaikan
Chusnunia.
“Saya juga bersyukur bantuan dari desa-desa di Lampung Timur terus mengalir setiap hari dikirim dari warga masyarakat yang bahu membahu dan membantu untuk meringankan beban saudara-saudara yang ada di Lampung Selatan ini. Pemda Lampung Timur juga bersepakat dengan Provinsi, bahwa kita akan mengeluarkan dana APBD dari Lampung Timur yang mungkin sekitar 500 juta yang akan dibantukan untuk Lampung Selatan” jelasnya.
Chusnunia juga meninjau beberapa lokasi antara lain, Pos
Brimob Pelayanan Trauma Healing dan menyerahkan 100 paket perawatan ibu dan
anak, 100 paket belajar untuk anak-anak, 4 buah kasur dan 10 bantal, serta
sembako atau bahan pokok lainnya.
Chusnunia juga mengunjungi Masjid At-Taqwa yang berada
di Desa Way Muli, Pondok Panti Asuhan Nurul Islam sekaligus memberikan bantuan
MCK (Mandi Cuci Kakus), uang senilai 4 juta, karpet, terpal 3 buah, selimut dan
alat sholat, serta bahan pokok lainnya yang diterima oleh ustadz
Syamsudin.(as/kmf)






No comments