Kasus Beredar Photo Oknum Kades Bersama Kekasihnya Belum Ada Titik Terang
Photo Median Efendi oknum Kades Sukarami dengan Mardalena di kebun teh Kepahyang
Bengkulu selatan, Kejarfakta.com -- Kasus dugaan beredarnya
photo oknum kepala desa Sukarami, Kecamatan Air Nipis, Kabupaten Bemngkulu
Selatan, Median Epandi (34) dan pujaan hatinya Mardalena (22) belum ada titik
terang, Kamis (28/2/2019).
Rohadi, warga Sukarami yang juga sebagai pihak keluarga Mardalena
mengatakan, dari hasil rapat sanksi adat di desanya, Selasa (26/2/2019) yang di
hadiri, perwakilan kecamatan Isman Suarjo, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD)
Amri Toha, ketua Badan Musyawarah Adat (BMA), Kapolsek Seginim, Tokoh Masyarakat
dan beberapa perwakilan masyarakat Sukarami.
Didepan rapat desa, Median Epandi (Kades) dan Mardalena
mengakui bahwa photo yang beredar, memang photo mereka berdua waktu di kebun
teh Kepayang.
Dengan hasil rapat desa, ketua BPD Isman Suarjo, menyerahkan
kepada ketua BMA Amri Toha, tentang sanksi adat.
Rapat desa sempat istirahat sejenak, dan kemudian ketua BMA rapat
diruang tertutup. Dan hasil rapat BMA, keduanya akan di nikahkan dan memotong
seekor kambing (Cuci Kampung).
Median Ependi menyanggah keputusan itu, dan akan membawa ke
jalur hukum.
Sebelumnya beredar photo tersebut alias diduga takut ingin
ketahuan dengan warganya, ada dua surat pernyataan dengan hari yang sama,
tanggal 19 Januari 2019, Mardalena
membuat surat pernyataan tidak ada hubungan dengan saudara Median dengan disaksikan
Januasman.
Isi surat pernyataan yaitu, tidak pernah mengatakan bahwa
Mardalena dengan Median Ependi ada hubungan. Surat tersebut di tanda tangani
Radha Rosalia dan saksi Julian, sedangkan sementara Januasman, Radha Rosalia
dengan Julian berupaya untuk di hubungi. (Asiun/red)





No comments